KaltimSamarinda

DPRD Samarinda Bidik PAD dari Venue Olahraga

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Komisi IV DPRD Kota Samarinda mendorong Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) mengoptimalkan pengelolaan fasilitas olahraga milik pemerintah agar mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah itu dinilai bukan sekadar meningkatkan pemasukan daerah, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi melalui penyelenggaraan berbagai ajang olahraga.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mengatakan pembahasan bersama Disporapar lebih difokuskan pada sektor kepemudaan dan olahraga, termasuk strategi memaksimalkan aset olahraga yang selama ini dikelola pemerintah.

Menurutnya, sejumlah venue olahraga memiliki potensi besar menjadi sumber PAD apabila didukung sarana dan prasarana yang memadai.

Baca  Pencairan Beasiswa Kukar Idaman Mulai Jalan, Sekda Pastikan Dana Masuk Pekan Depan

“Kami mendorong venue-venue olahraga yang berpotensi menghasilkan pendapatan asli daerah agar ditingkatkan sarana dan prasarananya. Ini ibarat investasi. Setelah dibangun dengan baik, selanjutnya tinggal pemeliharaan, sementara PAD bisa terus mengalir,” ujar Novan, Kamis (2/7/2026).

Ia menilai fasilitas olahraga yang representatif akan membuka peluang Samarinda menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional. Kehadiran event tersebut diyakini memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

“Kalau kita bisa mendatangkan event dari luar daerah, multiplier effect-nya sangat besar. Perhotelan bergerak, sektor kuliner meningkat, dan UMKM ikut merasakan manfaatnya,” katanya.

Baca  Masih Ada yang Cicil THR, Puji: Kami Akan Sidak Satu Persatu

Novan mengungkapkan target PAD yang dikelola Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Disporapar pada 2026 mencapai sekitar Rp1,6 miliar. Hingga pertengahan tahun, realisasi pendapatan telah menembus sekitar Rp757 juta yang bersumber dari pengelolaan berbagai aset daerah, termasuk parkir di GOR Segiri.

“Target PAD yang dikelola UPTD Disporapar pada 2026 sekitar Rp1,6 miliar. Hingga pertengahan tahun realisasinya sudah mencapai kurang lebih Rp757 juta. Kami optimistis target tersebut bisa tercapai sampai akhir tahun,” jelasnya.

Meski demikian, Novan mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi kendala utama dalam pengembangan fasilitas olahraga. Kondisi itu berdampak terhadap peningkatan kualitas sarana yang akan dimanfaatkan masyarakat maupun disewakan untuk berbagai kegiatan.

Baca  Wagub Kaltim Targetkan April, Pergub Pendidikan dan Kesehatan Gratis Segera Terbit

Selain membahas optimalisasi PAD, Komisi IV juga menyoroti kebutuhan tambahan anggaran menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026. Menurutnya, dukungan anggaran tersebut menjadi prioritas dalam pembahasan perubahan APBD agar persiapan kontingen serta program pembinaan olahraga dapat berjalan maksimal. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button