KaltimSamarinda

DP3A Kaltim Luruskan Kasus Siswa Meninggal, Bukan karena Sepatu Sempit

Pelaksana Tugas Kepala DP3A Kaltim, Anik Nurul Aini (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kalimantan Timur meluruskan informasi yang beredar terkait meninggalnya seorang siswa yang sempat dikaitkan dengan dugaan kelalaian pihak sekolah.

Pelaksana Tugas Kepala DP3A Kaltim, Anik Nurul Aini, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran langsung dengan sejumlah pihak, mulai dari keluarga hingga sekolah, guna memastikan kronologi kejadian secara utuh.

“Jadi memang ada sedikit miskomunikasi, kalau dari yang disampaikan pihak sekolah. Artinya pemberitaan sebelumnya seolah-olah sekolah yang lalai, ternyata kondisinya agak berbeda,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Baca  Resor Milik Investor Asing di Maratua Disegel KKP karena Tak Kantongi Izin

Ia menegaskan, kabar yang menyebutkan korban meninggal akibat sepatu sempit tidak sepenuhnya benar. Hasil penelusuran menunjukkan ukuran sepatu yang digunakan korban masih sesuai.

“Jadi kalau secara sepatu itu sendiri tidak. Jadi tidak benar bahwa karena sepatunya kesempitan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil penelusuran, siswa tersebut diketahui sempat menjalani aktivitas magang mandiri saat masa libur sekolah untuk membantu perekonomian keluarga. Aktivitas itu diduga memicu kelelahan fisik hingga menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Baca  Dispora Kaltim Siapkan Pelatihan Wasit Bersertifikasi untuk Lima Cabor

Selain itu, DP3A juga menemukan adanya kendala dalam penanganan medis. Hal itu disebabkan BPJS milik keluarga korban tidak aktif sehingga akses layanan kesehatan menjadi terhambat.

“Begitu kita minta cross check BPJS-nya, ternyata tidak aktif karena sudah tertunggak,” tegasnya.

Anik menambahkan, peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bersama, baik bagi pemerintah, sekolah, maupun masyarakat, agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi yang dapat merugikan pihak tertentu.

Baca  BPJS Kesehatan Ungkap Capaian Program JKN di Tanah Borneo

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan, pendidikan, hingga sosial, agar penanganan kasus serupa ke depan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.(sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button