Bupati PPU Dorong Perluasan Jaringan Listrik untuk Buka Investasi di Kawasan Strategis

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mulai memetakan kebutuhan kelistrikan di sejumlah kawasan potensial sebagai bagian dari upaya membuka peluang investasi baru. Ketersediaan pasokan dan jaringan listrik dinilai menjadi infrastruktur dasar yang harus dipersiapkan sebelum kawasan tersebut dikembangkan untuk kegiatan pariwisata, perhotelan, perikanan maupun sektor ekonomi lainnya.
Pembahasan tersebut mengemuka saat Bupati PPU Mudyat Noor menerima audiensi Manager PLN UP3 Balikpapan Hendy Gita Wedhatama bersama jajaran di ruang kerja Bupati PPU, Senin (12/10/2026). Pertemuan turut dihadiri pejabat Pemkab PPU, Asisten Manager Keuangan dan Umum UP3 Balikpapan serta Manager PLN ULP Petung.
Mudyat mengatakan salah satu kawasan yang memiliki prospek pengembangan adalah coastal road Nipah-Nipah yang diarahkan menjadi bagian dari konsep waterfront city PPU. Kawasan tersebut dinilai berpeluang dikembangkan untuk kegiatan wisata hingga perhotelan apabila ditunjang infrastruktur dasar yang memadai, termasuk jaringan kelistrikan.
Selain itu, kebutuhan listrik juga diarahkan untuk mendukung kawasan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah serta kawasan potensial lainnya. Penguatan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka ruang lebih besar bagi masuknya kegiatan ekonomi dan investasi.
“Potensi beberapa kawasan di PPU cukup besar untuk dikembangkan. Namun, tentunya harus didukung infrastruktur yang memadai. Ketika kebutuhan listrik tersedia, peluang pengembangan sektor wisata, perhotelan maupun investasi lainnya akan semakin terbuka,” ujar Mudyat.
Menurutnya, koordinasi dengan PLN perlu dilakukan sejak tahap awal agar kebutuhan pasokan dan jaringan dapat diselaraskan dengan arah pengembangan wilayah. Dengan demikian, persoalan kelistrikan tidak menjadi hambatan ketika investor maupun kegiatan ekonomi mulai masuk.
Manager PLN UP3 Balikpapan Hendy Gita Wedhatama menyatakan pihaknya terbuka terhadap usulan Pemkab PPU mengenai kebutuhan penambahan pasokan maupun perluasan jaringan. Pemetaan bersama pemerintah daerah diperlukan untuk menentukan kawasan yang membutuhkan penguatan infrastruktur kelistrikan.
“PLN UP3 Balikpapan bersama ULP Petung siap berkoordinasi dan menerima usulan dari Pemkab PPU. Kebutuhan pasokan maupun penambahan jaringan di kawasan yang akan dikembangkan nantinya dapat dipetakan sehingga penanganannya lebih terarah,” kata Hendy.
Sinergi tersebut juga diharapkan tidak terbatas pada kawasan investasi. PLN menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan serta memenuhi kebutuhan pelayanan kelistrikan masyarakat.
Bagi Pemkab PPU, kesiapan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya tarik investasi daerah. Infrastruktur yang tersedia sejak awal dinilai dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus mempercepat pemanfaatan kawasan yang selama ini memiliki potensi tetapi belum dikembangkan secara maksimal.
Melalui koordinasi bersama PLN, Pemkab PPU berharap kebutuhan kelistrikan di kawasan strategis dapat disiapkan secara bertahap dan sesuai prioritas. Penguatan jaringan tersebut diharapkan menjadi pengungkit berkembangnya sektor pariwisata, perhotelan, perikanan serta berbagai kegiatan usaha baru yang pada akhirnya mampu memperluas aktivitas ekonomi masyarakat PPU. (Adv/Rir)


