BontangKaltimRagam

Bertaruh Nyali di Balik Berita

Agus Susanto, salah satu wartawan senior (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Sejak 2003 hingga saat ini menjadi juru tinta, beragam suka dan duka telah dilalui Agus Susanto demi mendapatkan informasi yang layak untuk diketahui publik. Agus, merupakan salah satu wartawan asal Kota Taman.

Selama menjadi wartawan, ada pengalaman yang paling membekas dalam perjalanan seorang wartawan. Dari penugasan yang dilaksanakan berbulan-bulan di Jakarta untuk meliput persidangan kasus korupsi, hingga menghadapi ancaman dari pihak-pihak yang merasa terusik pemberitaan. Semua semua menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam dunia jurnaistik.

Baca  Bupati Kukar Dorong Pengembangan Sawah 100 Hektare di Desa Mulawarman

Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika mendapat penugasan meliput persidangan kasus korupsi Syaukani HR di Jakarta. Selama enam bulan, ia harus bolak-balik ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengejar informasi, mencari celah berita, hingga mendapatkan foto eksklusif.

Pekerjaan itu bukan perkara mudah. Di tengah persaingan antar wartawan, mendapatkan berita eksklusif membutuhkan kecepatan, ketekunan, dan keberanian untuk terus mencari informasi. Setiap kesempatan menjadi berarti, sebab satu informasi yang diperoleh lebih dahulu bisa menjadi pembeda di antara banyaknya pemberitaan.

Baca  Kolam Renang Stadion Palaran Bakal Direnovasi

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Foto yang diambil pria kelahiran Malang, 13 Agustus 1978 ini dalam peliputan tersebut menjadi foto utama di harian Jawa Pos. Sebuah pencapaian yang tidak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi kenangan tersendiri dalam perjalanan kariernya sebagai wartawan.

Namun, pengalaman berkesan baginya bukan hanya soal keberhasilan mendapatkan berita eksklusif. Ada pula cerita tentang ancaman yang datang setelah sebuah tulisan diterbitkan.

Salah satunya ketika ia menulis tentang sebuah tempat hiburan malam di kawasan Jalan Gatot Subroto. Pemberitaan itu rupanya membuat pemilik usaha tersebut merasa keberatan. Ancaman pun datang berulang kali, bahkan berlangsung selama beberapa hari.

Baca  DPRD Kukar Dukung Aspirasi Purnawirawan AD

Ucapan yang dilontarkan pemilik tempat itu masih melekat dalam ingatannya.

“Rezekimu akan putus tujuh turunan,” pungkas pemilik Media Kaltim tersebut.(lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button