KaltimSamarindaZona Kampus

KAMMI Kaltimtara Kirim Delegasi Ikuti Latihan Bela Negara

Empat orang kader KAMMI Kaltimtar ikuti Latihan Kader Bela Negara Tingkat Pratama Tahun Anggaran 2026 di Balikpapan (Foto: KAMMI Kaltimtara)

Editorialkaltim.com – Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kaltimtara mengirim empat kader untuk mengikuti Latihan Kader Bela Negara Tingkat Pratama Tahun Anggaran 2026 di Balikpapan. Kegiatan yang diikuti 320 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) itu diselenggarakan Pusat Bela Negara, Badan Cadangan Nasional, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, pada 3–5 November 2026 di Mako Dodikjur Rindam VI/Mulawarman, Balikpapan.

Pelatihan tersebut menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat hingga organisasi dan komunitas. Pelibatan berbagai unsur ini diharapkan dapat memperluas penyebaran nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Baca  Isran-Hadi Tuding Politik Uang di Pilgub Kaltim, Minta MK Diskualifikasi Rudy-Seno

Dalam pelatihan, peserta dibekali lima nilai dasar bela negara, yaitu cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan terhadap Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta kemampuan awal bela negara.

Salah seorang peserta dari KAMMI, Selma, mengatakan peserta menjalani kehidupan di barak dengan pola kedisiplinan ala militer. Menurutnya, kegiatan itu memberikan pemahaman bahwa bela negara tidak hanya dilakukan dengan menjadi anggota TNI, tetapi juga melalui sikap dan perilaku sehari-hari yang dilandasi kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca  BPJS Ketenagakerjaan Ajak Wartawan Ikut Program BPU

“Sesederhana disiplin dan tidak termakan hoaks juga jadi bagian dari bela negara,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu malam (7/11/2026).

Selama pelatihan, peserta juga menerima materi tentang budaya digital yang beretika, bijak, dan bertanggung jawab; strategi pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla); tindak pidana korupsi (tipikor); serta sejarah Indonesia dan materi kebangsaan lainnya.

Baca  Lengah Saat Layani Pembeli, Uang Warung Rp2,7 Juta Digondol Pemuda di Samarinda

Selma berharap pelatihan bela negara dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Ia juga berharap materi disampaikan secara maksimal agar peserta dapat memahami dan menerapkan nilai-nilai yang diperoleh.

“Semoga kelak ada sosialisasi lagi soal bela negara supaya pemahaman rakyat bisa terbuka,” ungkapnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button