
Editorialkaltim.com – Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar lahan di tengah tingginya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya titik api baru.
Helmi menegaskan penanganan karhutla tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada petugas pemadam maupun pemerintah daerah. Kesadaran masyarakat menjaga lingkungan juga diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran.
“Kita mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungannya, kita menghindari terjadinya kebakaran,” tegas Helmi.
Menurutnya, masyarakat yang memiliki kebun maupun lahan pertanian perlu meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas pembakaran tanpa pengendalian berpotensi memicu api menjalar menuju kawasan lain.
Ia juga menyoroti ancaman karhutla yang tidak hanya terjadi di Samarinda, tetapi turut melanda sejumlah daerah di Kalimantan Timur.
“Kalau bicara masalah karhutla, saya kira bukan hanya di Samarinda saja, hampir seluruh Kaltim,” ujar Helmi dalam pemberitaan tersebut.
Perhatian Helmi terhadap persoalan kebakaran juga ditunjukkan melalui kehadirannya dalam kegiatan penyaluran bantuan di Posko Perum Korpri Pelita 8, RT 8, Kelurahan Pulau Atas, Samarinda, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan DPD Gerindra Kalimantan Timur, serta DPC Gerindra Kota Samarinda.
Bantuan berupa beras, telur, air mineral, obat-obatan, dan uang tunai diserahkan untuk menunjang kebutuhan posko, relawan, serta masyarakat terdampak.
Kawasan Pelita 8 sendiri menjadi salah satu lokasi yang menghadapi tantangan penanganan kebakaran cukup berat.Laporan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebelumnya menyebut kebakaran di wilayah tersebut turut dipengaruhi keberadaan material batu bara yang terbakar di bawah permukaan tanah.
Kondisi itu membuat proses pemadaman membutuhkan penanganan khusus karena sumber panas tidak hanya berada di permukaan lahan.
Kegiatan penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua DPD Gerindra Kaltim sekaligus Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, anggota DPRD Kaltim Fuad Fahruddin, serta anggota DPRD Samarinda Markaca.
Melalui kegiatan tersebut, Helmi menunjukkan dukungan terhadap petugas dan relawan yang menangani kebakaran.
Ia berharap kerja sama pemerintah dan masyarakat semakin kuat, terutama dalam mencegah munculnya kebakaran baru serta membantu penanganan wilayah terdampak.(ndi)



