KaltimMusikRagamSamarinda

Solois Samarinda Rizky Bawa Pesan Pulih lewat “Last Chance At Love Again”

Solois muda asal Samarinda, Mohamad Rizky

Editorialkaltim.com – Solois muda asal Samarinda, Mohamad Rizky, mengajak pendengar kembali membuka hati melalui lagu “Last Chance At Love Again”. Karya yang dirilis pada September 2026 melalui Netrilis itu berangkat dari kisah seorang teman yang menemukan cinta baru setelah mengalami luka dalam hubungan percintaan.

Melalui lagu tersebut, penyanyi yang akrab disapa Rizky ini ingin membantu orang-orang yang takut kembali mencintai. Ia berharap karyanya dapat menumbuhkan kepercayaan, menggantikan rasa takut dengan harapan, serta mengingatkan bahwa tidak semua orang akan pergi atau berbohong.

Dalam wawancara dengan Editorialkaltim.com pada Rabu (28/10/2026), Rizky mengungkapkan bahwa cerita di balik lagu tersebut memiliki kedekatan dengan pengalaman pribadinya.

“Awalnya dari cerita teman yang curhat tentang masalah percintaannya. Kisahnya sama seperti kisahku di awal lagu ‘Unchosen’, yang tidak terpilih setelah banyak mengorbankan segala hal,” ujar Rizky.

Mendengar cerita itu, ia membagikan pengalamannya untuk bangkit dari luka dan kembali percaya kepada orang lain. Sang teman kemudian menemukan pasangan baru hingga akhirnya menikah.

“Akhirnya aku kasih tahu ke temanku cara aku bisa move on dan kembali percaya kepada setiap orang. Temanku berhasil menikah dengan kekasih barunya, lalu dari kisah ini aku buatkan lagu ‘Last Chance At Love Again’,” tuturnya.

Perjalanan tersebut menjadi dasar pesan yang ingin disampaikan Rizky. Menurutnya, melangkah ke depan membutuhkan keberanian agar seseorang tidak terus terjebak dalam kenangan yang menyakitkan.

“Karena memang harus berani untuk melangkah ke depan daripada tersiksa dengan kenangan masa lalu terus-menerus,” katanya.

Meski mengajak pendengar untuk bangkit, Rizky memahami bahwa setiap orang memiliki pilihan dalam menghadapi luka.

“Jadi, aku mengajak setiap orang untuk bangkit dari luka. Tetapi, aku juga tidak memaksa orang-orang yang memang nyaman dengan lukanya. Setiap orang memiliki pilihan, mau bangkit atau begitu-begitu terus,” lanjutnya.

Baca  Bontang Utara Kuasai 98 Persen Sebaran Investasi Kota Bontang

“Last Chance At Love Again” mulai ditulis pada 2025, setelah Rizky menyelesaikan lirik “Unchosen”. Cerita sang teman hadir setelah pengerjaan lagu pertamanya selesai dan kemudian mendorong lahirnya karya berikutnya.

“Lagu ini aku tulis pada 2025 setelah lirik ‘Unchosen’ selesai, karena temanku baru curhat setelah lagu pertamaku selesai,” ujarnya.

Dalam proses produksi, Rizky bekerja sama dengan DMW Production. Ia menggandeng Dendy Aditya sebagai pengarah musik, yang juga merupakan guru gitarnya di Farabi Samarinda.

“Untuk produksinya, aku bekerja sama dengan DMW Production dengan pengarah musikku, Bang Dendy Aditya, sekaligus sebagai guru gitarku di sekolah musik jazz, Farabi Samarinda,” jelasnya.

Rizky mengerjakan lirik dan aransemen vokal, sedangkan aransemen musik ditangani Dendy.

“Untuk semua aransemen musik dari pengarah musikku. Aku hanya mengaransemen vokal dan lirik saja,” katanya.

Penggarapan lagu ini turut dipengaruhi kecintaan Rizky terhadap pop dan R&B sejak kecil, serta pengalamannya belajar di lingkungan musisi jazz Samarinda. Pertemuan berbagai pengaruh tersebut membantunya mencari warna musik sendiri.

“Sangat berpengaruh, karena aku bisa mencampurkan genre-genre tersebut supaya ada warna tersendiri dalam laguku. Walaupun masih terbilang hanya sebatas pop saja, tetapi popnya bukan yang seperti biasanya,” ujarnya.

Rizky menempuh pendidikan musik selama bertahun-tahun untuk memperdalam teknik vokal, musikalitas, dan pemahaman terhadap seni bermusik. Ia menyadari bahwa bakat perlu diiringi pengetahuan agar dapat membangun karier yang bertahan lama.

“Kalau pengalaman aku belajar di Farabi Samarinda, aku jadi lebih mengerti tentang banyak teori musik yang belum aku ketahui, dan itu membantu aku dalam proses kreatif membuat lagu,” tuturnya.

Meski belajar dan mengikuti sesi bermain jazz bersama di atas panggung, Rizky tetap menempatkan pop dan R&B sebagai akar identitas musikalnya.

Baca  Dana Minim, DPRD Kaltim Desak Perbaikan Jalan Samarinda Dipercepat

“Walaupun ketika aku jam session jazz di atas panggung, aku masih belum sepenuhnya jadi musisi jazz. Terlebih lagi karena itu bukan tujuanku,” katanya.

Selain warna musik, pilihan bahasa menjadi bagian penting dalam penyampaian pesan “Last Chance At Love Again”. Rizky memilih judul dan lirik berbahasa Inggris karena menyukai bahasa tersebut dan telah mempelajarinya sejak sekolah.

“Selain karena aku suka bahasa Inggris dan waktu sekolah memang sering belajar bahasa Inggris, sayang kalau tidak aku gunakan. Terlebih lagi, aku tidak mau yang mengerti pesanku hanya orang Indonesia saja,” ujarnya.

Ia berharap lagu tersebut dapat dipahami pendengar dari berbagai negara. Penggunaan bahasa Inggris juga menjadi caranya membuka kemungkinan berkomunikasi dengan khalayak yang lebih luas melalui musik.

“Aku mau hampir semua orang bisa mengerti bahasaku. Makanya aku memilih bahasa Inggris karena bahasa internasional, jadi bisa saling berkomunikasi antarnegara,” lanjutnya.

Rizky mencontohkan kemungkinan apabila suatu hari mendapatkan kesempatan tampil di Eropa. Ia berharap penggunaan bahasa Inggris dapat membantu penonton memahami cerita dalam lagunya.

“Misalnya kalau aku ada rezeki tampil di negara Eropa, mungkin hanya sedikit yang mengerti bahasa Indonesia. Tetapi, kalau aku pakai bahasa Inggris, akan banyak yang paham dengan apa yang ada dalam lirik tersebut,” tuturnya.

Ia juga menyinggung bahwa kemampuan memahami bahasa melalui pendengaran tetap menjadi tantangan bagi masing-masing orang, termasuk di Britania Raya.

Setelah merilis “Last Chance At Love Again”, Rizky berencana menghadirkan video musik. Ia juga akan memperkenalkan karyanya melalui penampilan dari panggung ke panggung.

“Tepatnya pada September lalu aku merilis lagu ini melalui Netrilis. Pastinya akan ada video musik yang menyusul nantinya, dan aku juga akan tampil dari panggung ke panggung,” katanya.

Upaya memperkenalkan lagu tersebut berjalan beriringan dengan perjuangannya membiayai karier sebagai penyanyi independen. Rizky mengaku keterbatasan uang menjadi tantangan terbesar untuk menjangkau pendengar yang lebih luas.

Baca  DPRD Samarinda Dorong Pembinaan Pengusaha Lokal

“Tantangan terbesar aku adalah uang yang terbatas. Terlebih lagi, aku bukan berasal dari keluarga yang memiliki privilese. Jadi, aku harus bekerja di sebuah perusahaan fesyen terkenal sambil meniti karier menjadi solois,” ungkapnya.

Di tengah keterbatasan itu, ia tetap berusaha melanjutkan perjalanan bermusiknya secara bertahap.

“Insyaallah, pelan-pelan aku pasti bisa mengejar impianku,” ujarnya.

Rizky juga berencana mengambil pekerjaan manggung reguler bersama band yang dibangun dan dikelolanya secara mandiri, Solace Mavericks.

“Untuk ke depannya, aku akan mengambil pekerjaan manggung reguler dengan bandku sendiri, Solace Mavericks, sambil meniti karier solo,” katanya.

Lahir di Samarinda pada 8 Desember 2004, Rizky mulai mengasah keberanian tampil sejak kecil dengan bernyanyi dalam acara ulang tahun teman-teman sekolah. Lulusan SMKN 4 Samarinda ini juga pernah menulis lagu untuk perpisahan sekolah dan membantu mengaransemen vokal seorang teman yang mengikuti lomba bernyanyi.

Dalam informasi profilnya, ia tidak mencantumkan riwayat pendidikan perguruan tinggi. Kegiatannya di luar pekerjaan mencakup mengeksplorasi genre musik, bernyanyi, menulis lagu, dan membaca buku. Ia menyebut Michael Jackson sebagai penyanyi yang menginspirasinya.

Merilis karya orisinal sebagai penyanyi independen serta membangun proyek band secara mandiri menjadi bagian dari pencapaian yang ia banggakan. Ia bercita-cita membangun karier musik yang abadi dan menginspirasi lintas generasi.

Melalui “Last Chance At Love Again”, Rizky meneruskan perjalanan tersebut dengan mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan pendengar: keberanian untuk kembali percaya dan memberi cinta kesempatan sekali lagi.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button