Wakil Bupati PPU Dorong POR SD Cup Jadi Jalur Pembinaan Bibit Atlet Sejak Dini

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong kompetisi olahraga tingkat sekolah tidak berhenti pada ajang mencari juara. Turnamen antarpelajar diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menemukan sekaligus mengembangkan potensi atlet sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin saat menutup Liga Pekan Olahraga (POR) SD Cup VI Tingkat Kecamatan Penajam Tahun 2026, Senin (12/10/2026). Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi siswa sekolah dasar untuk mengasah kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman bertanding.
Abdul Waris menilai kompetisi sejak usia sekolah memiliki peran penting dalam membentuk mental anak. Selain kemampuan teknis olahraga, para peserta belajar menghadapi kemenangan maupun kekalahan, menaati aturan, bekerja sama serta menghormati lawan selama pertandingan.
“Anak-anak yang berhasil menjadi juara jangan berhenti berlatih dan merasa cukup dengan prestasi hari ini. Begitu juga yang belum menang, tetaplah bersemangat karena kekalahan bisa menjadi bahan evaluasi untuk berkembang lebih baik,” ujar Abdul Waris.
Menurutnya, ukuran keberhasilan dalam kompetisi pelajar tidak semata-mata ditentukan oleh piala yang diperoleh. Sikap sportif, disiplin dan kemampuan menerima hasil pertandingan juga menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter anak.
Karena itu, ia meminta potensi yang terlihat selama POR SD Cup tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Sekolah, guru dan pelatih diharapkan dapat melanjutkan pembinaan terhadap siswa yang memiliki minat maupun kemampuan di bidang olahraga sehingga bakat tersebut berkembang secara maksimal.
Peran orang tua juga dinilai tidak kalah penting. Dukungan keluarga diperlukan agar anak mendapatkan kesempatan mengembangkan potensinya tanpa mengabaikan pendidikan. Pembinaan yang konsisten diharapkan dapat membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan prestasi pada jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
“Bakat anak perlu diberikan ruang dan didampingi secara berkelanjutan. Di sinilah peran sekolah, guru, pelatih dan orang tua sangat penting agar kemampuan mereka terus berkembang sekaligus tetap memiliki kedisiplinan dan semangat bekerja keras,” katanya.
Abdul Waris turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, jajaran pendidikan, pemerintah desa, kepala sekolah, guru, pelatih, orang tua serta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan POR SD Cup VI. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperkuat pembinaan olahraga pelajar di PPU.
Pemkab PPU berharap Liga POR SD Cup dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan. Kompetisi antarsekolah dapat menjadi salah satu ruang pemantauan potensi atlet muda sekaligus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di luar bidang akademik.
Melalui pembinaan sejak usia sekolah, Pemkab PPU ingin olahraga menjadi bagian dari pembangunan generasi muda yang sehat, disiplin dan memiliki daya juang. Potensi yang muncul dari kompetisi tingkat kecamatan juga diharapkan dapat terus dibina hingga mampu membawa nama PPU pada ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi. (Adv/Rir)


