KaltimNasionalSamarindaZona Kampus

Lemhannas Sapa Ribuan Mahasiswa Unmul

Foto bersama Lemhannas Goes to Campus” di GOR 27 September Universitas Mulawarman (Unmul) (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) menggelar program “Lemhannas Goes to Campus” di GOR 27 September Universitas Mulawarman (Unmul), Samarinda, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menghadirkan Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily sebagai narasumber sekaligus dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Lemhannas RI dan sejumlah perguruan tinggi di Kaltim.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa, sivitas akademika, serta pimpinan perguruan tinggi se-Kalimantan Timur. Gubernur Lemhannas RI TB Ace Hasan Syadzily mengatakan, program Lemhannas Goes to Campus secara khusus mendorong penguatan ketahanan nasional dengan perspektif geoekologi. Selain itu, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Baca  Bupati Kukar Pastikan Anggaran MTQ Tak Akan Dipotong, Siap Jadi Tuan Rumah

“Kita tahu bagaimana tantangan yang dihadapi bangsa tidak mudah di tengah situasi geopolitik nasional, ketidakpastian, persaingan teknologi antarnegara, perubahan iklim, dan perubahan struktur geografi. Ini perlu diantisipasi oleh seluruh komponen dalam negeri, khususnya perguruan tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Keberadaan IKN di Kaltim membuat peningkatan kualitas SDM menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional.

Ia menilai perguruan tinggi seperti Unmul dapat berkontribusi menyiapkan SDM mumpuni yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan IKN.

“Posisi penting perguruan tinggi, termasuk Unmul, sebagai entitas peningkatan kualitas SDM, apalagi IKN berada di Kaltim. Tentu IKN ini harus diperkuat dengan peningkatan kualitas SDM,” katanya.

Baca  Penjabat Gubernur Kaltim Soroti Potensi IKN sebagai Pusat Pertumbuhan Baru dalam Wawancara TVRI

Selain itu, ia menegaskan pembangunan IKN tidak sekadar untuk kepentingan Kaltim. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia.

“Dampaknya bukan hanya untuk Kaltim, melainkan pemerataan pembangunan di Indonesia untuk mewujudkan Indonesia sentris,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengaitkan peran generasi muda dengan cita-cita Indonesia Emas 2045. Menurutnya, generasi yang saat ini menempuh pendidikan menjadi salah satu faktor penentu tercapainya target tersebut.

“Sebagai negara dengan cita-cita Indonesia Emas 2045, jembatannya adalah hari ini. Generasi muda yang belajar di perguruan tinggi harus terus diperkuat karakter kebangsaannya,” jelasnya.

Baca  Dewan PPU Desak Pemkab Tuntaskan Nasib 1.798 THL

Ia berharap pendidikan tinggi mampu menghasilkan SDM berkualitas. Lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter kebangsaan, patriotisme, dan kecintaan terhadap tanah air.

“Kalau mereka memiliki karakter kebangsaan, patriotik, cinta kepada tanah air, apa yang mereka peroleh di bangku perkuliahan dapat memberikan dampak untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button