KaltimKukar

DPRD Kukar Dorong Bukit Biru Makin Dikenal, Kuliner Lokal Ikut Dipromosikan

Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani mendorong potensi Puncak Bukit Biru di Desa Sumber Sari

Editorialkaltim.com – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani mendorong potensi Puncak Bukit Biru di Desa Sumber Sari semakin dikenal masyarakat luas. Kawasan perbukitan tersebut dinilai memiliki panorama yang dapat menjadi daya tarik wisata daerah.

Bukit Biru menjadi salah satu kawasan yang diperkenalkan dalam rangkaian eksplorasi alam di Kukar, Sabtu (29/8/2026). Keindahan bentang alam menjadi modal yang dinilai dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Ahmad Yani mengatakan Kukar memiliki banyak potensi yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat luar. Tidak hanya destinasi alam, kekayaan kuliner daerah juga memiliki peluang untuk dipromosikan lebih luas.

Baca  Forum Pemuda KNPI Kukar Dibubarkan Represif, Peserta Perempuan Merasa Terintimidasi

“Potensi alam Kukar sangat besar dan kita juga mempunyai beragam kuliner. Keduanya perlu semakin diperkenalkan agar masyarakat luar mengetahuinya,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, promosi destinasi perlu memberikan manfaat yang lebih luas bagi daerah. Meningkatnya pengenalan terhadap suatu kawasan diharapkan ikut membuka peluang bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas ekonomi lokal.

Kuliner menjadi salah satu sektor yang berpotensi mendapatkan manfaat. Produk makanan khas dapat menjadi pelengkap ketika wisatawan mengunjungi destinasi yang ada di Kukar.

Baca  Banyak ASN Mundur DPRD Kaltim, Dorong Putra Mahulu Bangun Daerah Sendiri

“Wisata dan kuliner bisa berjalan bersama. Ketika destinasi semakin dikenal, produk masyarakat di sekitarnya juga mempunyai kesempatan untuk ikut berkembang,” katanya.

Namun, pengenalan kawasan wisata alam harus tetap memperhatikan aspek lingkungan. Aktivitas di kawasan perbukitan tidak boleh mengabaikan kebersihan maupun kondisi alam yang menjadi daya tarik utama.

Pesan pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam pemanfaatan kawasan tersebut. Setiap pengunjung diharapkan memiliki kesadaran untuk tidak meninggalkan sampah maupun merusak vegetasi.

Baca  FKM Unmul Gandeng Akademisi Australia Perkuat Riset Kesehatan Berbasis Masyarakat

Pengembangan potensi wisata alam juga perlu berjalan dengan prinsip keberlanjutan agar peningkatan aktivitas kunjungan tidak menimbulkan persoalan baru bagi lingkungan.

Dengan menjaga keseimbangan antara promosi dan pelestarian, potensi seperti Puncak Bukit Biru diharapkan dapat semakin dikenal tanpa kehilangan kondisi alam yang menjadi daya tariknya.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button