KaltimPenajam Paser Utara

113 Bank Sampah di PPU Tidak Aktif

Pengambilan muatan BSU Permai Mandiri, Girimukti (Foto: Editorialkaltim/Cinta)

Editorialkaltim.com – Sebanyak 113 dari 210 Bank Sampah Unit (BSU) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tercatat tidak aktif. BSU tersebut tersebar di kelompok swadaya masyarakat (KSM), organisasi perangkat daerah (OPD), dan sekolah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) PPU Muhammad Sukadi Kuncoro mengungkapkan, dari 210 BSU, sebanyak 97 unit masih aktif menjalankan kegiatan pengelolaan sampah. Sementara itu, Bank Sampah Induk (BSI) Benuo Taka mencatat sekitar 6.810 kilogram atau 6,8 ton sampah anorganik masuk sepanjang Juli.

Baca  Wisuda ke-9, Cetak 1.039 Lulusan, UMKT Bakal Buka Prodi Kedokteran

“Dari 210 BSU yang ada, yang masih aktif sekitar 97 unit, sedangkan 113 lainnya tidak aktif. Kondisi ini dipengaruhi beberapa faktor dalam pengelolaan bank sampah,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (26/8/2026).

Menurut Sukadi, pergantian pengurus menjadi salah satu penyebab BSU tidak aktif. Pengurus baru belum tentu memiliki pengalaman dan pemahaman yang sama dalam mengelola bank sampah sehingga kegiatan yang sebelumnya berjalan dapat terhenti.

“Pergantian pengurus memang menjadi salah satu faktor. Pengurus yang baru belum tentu langsung memahami pengelolaan bank sampah seperti pengurus sebelumnya, sehingga kegiatan yang sudah berjalan bisa tidak dilanjutkan,” lanjutnya.

Baca  Aliansi Desak DPRD Kaltim Prioritaskan Hak Angket

Selain itu, tingkat keaktifan anggota dalam memilah dan menyetorkan sampah masih menjadi kendala. Sebagian anggota belum terbiasa memilah sampah dari rumah dan menyetorkannya secara rutin sehingga volume sampah yang terkumpul lebih sedikit.

“Partisipasi anggota juga berpengaruh. Kalau masyarakat tidak rutin memilah dan menyetorkan sampah, otomatis sampah yang terkumpul sedikit. Ditambah lagi harga jual sampah yang tidak selalu stabil, sehingga ketika harga turun, motivasi untuk mengumpulkan sampah juga ikut berkurang,” jelasnya.

Baca  Roman Rading Kawal Usulan Pemekaran 18 Wilayah

Saat ini, BSI Benuo Taka telah menjalin kemitraan dengan 16 perusahaan dan memiliki sekitar 500 nasabah perseorangan. Jaringan pengelolaan sampah tersebut terus dikembangkan di PPU, meski keaktifan BSU masih menjadi tantangan yang perlu ditangani. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button