KaltimSamarinda

Layanan Dasar Jadi Prioritas Samarinda 2027

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bersama DPRD Kota Samarinda menempatkan peningkatan layanan dasar sebagai prioritas pembangunan 2027. Kebijakan itu tetap dipertahankan di tengah efisiensi anggaran yang turut memengaruhi ruang fiskal daerah.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat menjadi layanan utama yang harus tetap mendapat perhatian dalam penyusunan program pembangunan tahun depan.

“Di tengah badai efisiensi saat ini, pemerintah kota tetap memprioritaskan layanan dasar yang utama. Kita ingin pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan tetap menjadi hal penting,” ujar Deni, Jumat (14/8/2026).

Selain menjaga kualitas layanan dasar, DPRD mendorong Pemkot Samarinda mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi, ekstensifikasi, dan berbagai inovasi. Pengawasan sektor pajak, pengembangan potensi pariwisata, investasi, hingga inovasi daerah dinilai dapat membuka sumber pendapatan baru tanpa menambah beban masyarakat.

Deni menegaskan peningkatan PAD harus berbanding lurus dengan manfaat yang diterima masyarakat. Karena itu, program pembangunan perlu mengedepankan prinsip money follow program agar anggaran diarahkan ke kegiatan yang memberikan dampak langsung.

“Kita ingin pembangunan yang dilaksanakan betul-betul bermanfaat langsung kepada masyarakat. Kita juga ingin roda ekonomi di Kota Samarinda bisa bergerak,” katanya.

Parkir berlangganan menjadi salah satu program yang turut mendapat perhatian. DPRD menilai program tersebut berpotensi menjadi terobosan untuk meningkatkan PAD. Namun, penerapannya perlu dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan relaksasi pembayaran, kesiapan infrastruktur, pembinaan juru parkir, serta aplikasi yang memudahkan masyarakat mengetahui titik parkir.

Program Samarinda Terang juga didorong masuk dalam agenda pembangunan 2027. DPRD meminta peningkatan penerangan jalan sejalan dengan kontribusi Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang mencapai sekitar Rp132 miliar per tahun.

“Tidak hanya pajaknya saja ditarik, tetapi layanannya juga harus ditingkatkan. Kita ingin mewujudkan Samarinda Terang di tahun 2027,” tuturnya.

Sebagai tahap awal, Jalan Sutomo, Jalan Pahlawan, dan Jalan S. Parman menjadi tiga ruas yang diprioritaskan untuk peningkatan penerangan. Program tersebut telah dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan selanjutnya akan dimasukkan dalam kegiatan pembangunan 2027. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button