KaltimKukar

DPRD Kukar Ajak Warga Jaga Budaya dan Gotong Royong Bangun Tenggarong

Wakil Ketua DPRD, Junaidi bersama
Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Sultan Adji Muhammad Arifin (Foto: Humprop)

Editorialkaltim.com – DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan komitmennya ikut menjaga adat, budaya, serta sejarah daerah agar terus diwariskan lintas generasi. Semangat tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Kukar Junadi saat menghadiri penutupan rangkaian Erau Adat Kutai 2026.

Junadi mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi Kota Tenggarong ke-244 sebagai penguat kebersamaan. Gotong royong dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus mendukung pembangunan Tenggarong.

“Ayo, keroan dengsanak berataan, etam gotong royong sama-sama membangun Kota Tenggarong ini serta menjaga adat dan budaya warisan leluhur bersama,” ujarnya.

Baca  DPRD Kaltim Kunjungi DPRD DIY, Bahas Strategi Agenda Kerja dan Kode Etik

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran DPRD Kukar dalam prosesi merebahkan Tiang Ayu, Senin (28/9/2026). Junadi hadir bersama Plt Sekretaris DPRD Kukar Lukman dan Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Nurhayati Touristiany.

Prosesi merebahkan Tiang Ayu menjadi penanda berakhirnya rangkaian Erau Adat Kutai 2026. Tiang tersebut sebelumnya berdiri selama tujuh hari sebagai bagian dari rangkaian tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Prosesi turut dihadiri Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Sultan Adji Muhammad Arifin, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Wakil Bupati Rendi Solihin, Sekretaris Daerah Sunggono, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, serta kerabat Kesultanan.

Baca  Otorita IKN Temukan 202 Kg Sampah di Pantai Tanah Merah

Usai Tiang Ayu direbahkan, rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam Aji Imbut, pendiri Kota Tenggarong. Ziarah juga dilakukan ke makam raja-raja Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Peringatan tersebut sekaligus mengenang perjalanan Tenggarong yang berdiri sejak 28 September 1782. Pusat pemerintahan kala itu berpindah dari Pemarangan menuju Tepian Pandan sebelum kemudian dikenal sebagai Tangga Arung atau Tenggarong.

Baca  Sinergitas PUG di Kaltim, Komisi IV DPRD Kaltim Gelar Rapat Kerja

Erau Adat Kutai 2026 juga masuk dalam 100 event terbaik nasional. Antusiasme masyarakat terbilang tinggi dengan jumlah kunjungan selama penyelenggaraan diperkirakan mencapai sekitar 700 ribu orang.

DPRD Kukar berharap semangat menjaga adat tidak berhenti selepas Erau. Pelestarian budaya diharapkan berjalan beriringan dengan pembangunan daerah serta memperkuat identitas Tenggarong sebagai pusat sejarah Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button