SKETSA Unmul Gelar Pelatihan Jurnalistik, Hadapi Hoaks hingga AI

Editorialkaltim.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) SKETSA Universitas Mulawarman (Unmul) bakal menggelar Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) 2026. Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan jurnalistik dasar, sekaligus melatih kemampuan memilah informasi di tengah derasnya arus media sosial, hoaks, hingga perkembangan kecerdasan buatan (AI).
PJTD 2026 mengusung tema “See. Think. Tell: The Journey From Reality to Story”. Kegiatan dijadwalkan berlangsung Sabtu (29/8/2026), mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai. Lokasi kegiatan masih akan diumumkan kemudian.
Ketua SKETSA Unmul, Assyfa Maulida, mengatakan PJTD digelar untuk memberikan pemahaman dan keterampilan jurnalistik kepada mahasiswa, terutama mereka yang tertarik dengan dunia jurnalistik dan media.
Menurutnya, peserta akan dikenalkan dengan proses jurnalistik sejak tahap pencarian informasi dan peliputan hingga mengolah temuan menjadi karya yang informatif serta bertanggung jawab.
Kemampuan tersebut dinilai semakin penting karena mahasiswa kini bukan sekadar menjadi penerima informasi. Mereka juga turut memproduksi dan menyebarkan informasi melalui berbagai platform digital.
“Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, melakukan verifikasi, serta menyampaikan informasi berdasarkan fakta,” ujar Assyfa kepada Editorialkaltim, Kamis (12/8/2026).
Perkembangan AI turut menjadi perhatian dalam pelatihan tersebut. Assyfa menilai teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu, tetapi penggunaannya tidak boleh menghilangkan proses verifikasi maupun tanggung jawab dalam menghasilkan informasi.
Karena itu, PJTD tahun ini tidak berhenti pada penyampaian teori. Peserta akan diajak mempraktikkan materi secara langsung dengan fokus pada pemilihan isu dan penerapannya dalam menghasilkan foto jurnalistik.
Hasil foto jurnalistik peserta kemudian akan diulas langsung oleh pemateri. Evaluasi tersebut diharapkan membuat peserta mengetahui kekurangan dalam karya mereka sekaligus memahami cara menghasilkan foto jurnalistik yang lebih baik.
“Peserta bukan hanya menerapkan materi secara nyata, tetapi juga mengetahui letak kekurangan untuk memperoleh hasil yang lebih maksimal,” jelasnya.
PJTD 2026 menghadirkan Pemimpin Redaksi Ayokaltim Melisa dan Fotografer Kaltim Today Defrico Alfan Saputra sebagai pemateri. Sementara itu, Videografer SKETSA Alyda Khairunnisa akan bertindak sebagai moderator.
Assyfa berharap peserta selepas mengikuti pelatihan mampu berpikir lebih kritis ketika menerima dan mengolah informasi. Karya jurnalistik yang dihasilkan juga diharapkan tetap mengedepankan fakta, akurasi, keberimbangan, dan etika.
Kesempatan mengikuti PJTD terbuka bagi pers mahasiswa, mahasiswa umum, serta pelajar SMA/MA sederajat. Pendaftaran early bird dibuka 6-20 Agustus 2026 dengan biaya Rp27 ribu per orang atau Rp50 ribu untuk dua peserta. Sementara periode normal pada 21-25 Agustus dibanderol Rp32 ribu per orang atau Rp54 ribu untuk dua peserta.
Peserta akan mendapatkan e-sertifikat, konsumsi, merchandise, relasi, doorprize, serta pengalaman dan pengetahuan jurnalistik. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung Aliya di 085842543237 atau Khairunnisa di 0818081710282.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/PendaftaranPJTD2026. Assyfa mengatakan peserta yang ingin terus mengembangkan kemampuan jurnalistik juga dapat memanfaatkan ruang belajar yang tersedia dengan bergabung bersama SKETSA Unmul. (ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



