
Editorialkaltim.com – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim)memastikan perawatan Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) di Samarinda menjadi salah satu prioritas. Infrastruktur yang menjadi jalur utama menuju Pelabuhan Peti Kemas itu dinilai membutuhkan perhatian serius menyusul keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan dan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna.
Anggota DPRD Kaltim Samsun mengatakan pihaknya akan segera meninjau langsung kondisi Jembatan Mahulu untuk memastikan persoalan yang dikeluhkan warga. Menurutnya, jalur tersebut memiliki peran strategis karena setiap hari dilalui kendaraan bertonase besar menuju kawasan pelabuhan.
“Jalur ini merupakan jalur vital untuk angkutan barang yang menghubungkan Samarinda dengan pelabuhan peti kemas. Sehingga memang harus mendapatkan perawatan karena setiap hari dilalui kendaraan dengan muatan dan beban berat, sehingga perlu dilakukan perbaikan,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
Samsun menilai jalan yang setiap hari menanggung beban kendaraan berat membutuhkan penanganan berbeda dibandingkan ruas jalan biasa. Karena itu, DPRD Kaltim siap memberikan dukungan, termasuk dari sisi anggaran agar proses perawatan dapat dilakukan secara optimal.
Tak hanya kondisi jalan, keberadaan lampu penerangan juga menjadi perhatian. DPRD akan mengecek apakah fasilitas tersebut sebelumnya sudah tersedia namun tidak berfungsi, atau justru belum pernah dipasang.
“Nanti kita cek apakah lampu penerangan itu memang sudah pernah dipasang lalu mati, atau memang belum ada instalasinya. Kalau memang belum ada, kita dorong agar segera dilakukan pengadaan dan pemasangan lampu penerangan,” katanya.
Selain penerangan, DPRD Kaltim juga mempertimbangkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di kawasan Jembatan Mahulu. Keberadaan CCTV dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan sekaligus mengantisipasi tindak kriminal maupun aksi yang membahayakan keselamatan.
“Kalau memang diperlukan, kita dorong pemasangan CCTV. Nanti kita lihat apakah perlu perawatan terhadap fasilitas yang sudah ada atau justru dibutuhkan instalasi baru,” ujarnya.
Samsun menegaskan pemeliharaan infrastruktur harus menjadi prioritas karena dapat mencegah kerusakan yang lebih parah. Menurutnya, penanganan sejak dini juga akan menghemat biaya perbaikan di masa mendatang.
“Kalau perawatan kita terlambat, kerusakannya akan semakin besar dan biaya perbaikannya juga makin tinggi. Karena itu, untuk perawatan tetap menjadi prioritas,” tegasnya. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



