KaltimPenajam Paser Utara

BPBD PPU Pastikan Tak Ada Titik Api Baru

Proses pemadaman lahan terbakar. (Foto: Pusdalops PPU)

Editorialkaltim.com – BPBD Penajam Paser Utara (PPU) memastikan tidak ada lagi titik api tersisa setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Masjid Islamic Center KM 9, Kelurahan Nipah-Nipah, berhasil dipadamkan. Kebakaran yang menghanguskan lahan seluas 0,566 hektare itu kini telah terkendali usai tim gabungan melakukan pemadaman selama kurang dari satu jam.

Kepala Pelaksana BPBD PPU Nurlaila mengatakan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.55 Wita, Selasa (14/7/2026). Laporan kemudian diterima Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD sekitar pukul 13.00 Wita dan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan personel ke lokasi.

Baca  Makmur Marbun Serahkan Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Pusat Tahap I

“Setelah laporan masuk ke Pusdalops BPBD, tim langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Menurut data BPBD PPU, api membakar lahan mineral yang ditumbuhi semak belukar dan pepohonan dengan luas sekitar 0,566 hektare. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui.

Tim gabungan melakukan pemadaman secara manual dengan dukungan mobil tangki, mesin jinjing, serta armada water cannon milik Polres PPU. Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area lain.

Baca  Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Berau, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

“Pemadaman dilakukan secara manual dan menggunakan mobil tangki serta mesin jinjing hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 13.52 Wita. Selanjutnya seluruh personel kembali ke pos masing-masing,” kata Nurlaila.

Usai proses pemadaman, petugas melanjutkan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Hasil pengecekan menunjukkan kondisi di lokasi telah aman.

Nurlaila memastikan api telah padam sepenuhnya dan tidak ditemukan potensi munculnya titik api baru di kawasan tersebut.

Baca  Usai Aksi Pedagang, Disdag Samarinda Buka Data 480 Pemilik SKTUB Pasar Pagi

Penanganan karhutla ini melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) PPU, Brigade Karlabun Dinas Pertanian, BPBD PPU, Polres PPU, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP PPU, serta aparatur Kelurahan Nipah-Nipah. Operasi pemadaman juga didukung sejumlah armada pemadam dan kendaraan operasional. (tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button