Komdigi Gandeng Meta Berantas Spam Komentar Judol di Medsos

Editorialkaltim.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Meta Indonesia untuk memberantas maraknya spam promosi judi online yang membanjiri kolom komentar di media sosial. Kedua pihak sepakat membentuk tim bersama guna mempercepat penanganan modus baru kejahatan digital tersebut.
Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dengan jajaran Meta Indonesia di Jakarta, beluk lama ini. Langkah ini diambil setelah Komdigi mencatat lonjakan signifikan spam komentar judi online dalam beberapa pekan terakhir.
“Hari ini kami bertemu dengan Meta dan menemukan kesepakatan yang menurut kami penting. Kami akan membentuk tim bersama dalam kerangka memberantas dan mengatasi judi online, khususnya modus terbaru berupa komentar-komentar spam yang meresahkan masyarakat,” kata Meutya.
Data Komdigi menunjukkan, dalam dua pekan terakhir jumlah spam promosi judi online meningkat sekitar 128 persen dibandingkan rata-rata temuan selama Januari hingga Juni 2026.
Hasil analisis mengungkap pelaku memanfaatkan jaringan bot yang bekerja secara terorganisasi untuk membanjiri kolom komentar akun-akun dengan jangkauan besar. Sasaran mereka meliputi akun pemerintah, media massa, tokoh publik, hingga influencer.
Berdasarkan pemantauan Komdigi, penyebaran spam terbanyak ditemukan di Instagram dan Facebook yang berada di bawah naungan Meta.
Meutya menjelaskan, penanganan spam komentar memiliki tantangan berbeda dibandingkan pemblokiran situs atau akun pelaku judi online. Sebab, promosi tersebut disisipkan di kolom komentar akun resmi yang tidak dapat diputus aksesnya oleh pemerintah.
Karena itu, Komdigi membutuhkan dukungan langsung dari Meta sebagai penyedia platform untuk memperkuat sistem moderasi, mendeteksi akun bot, serta menyaring komentar spam sebelum tersebar luas.
“Yang menjadi sasaran justru akun-akun resmi karena memiliki jangkauan luas. Sementara intervensi terhadap kolom komentar berada pada platform. Teknologinya ada di platform. Karena itu kami mengharapkan Meta memperkuat sistem moderasi, deteksi bot, dan penyaringan spam agar ruang digital Indonesia lebih terlindungi,” tegasnya.
Selain menggandeng Meta, Komdigi juga terus berkoordinasi dengan Polri, OJK, PPATK, dan BSSN untuk memperkuat penegakan hukum, memutus aliran dana, serta membongkar jaringan di balik praktik promosi judi online.
Head of Public Policy Meta Indonesia Berni Moestafa memastikan Meta siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah. Menurutnya, pelaku judi online terus mengembangkan cara baru sehingga dibutuhkan respons yang lebih cepat dan terkoordinasi.
“Pelaku terus mengubah cara mereka beroperasi dan selalu beradaptasi sehingga tantangan pencegahannya semakin kompleks. Karena itu Meta siap berkolaborasi dengan Komdigi dan membentuk tim bersama untuk memperkuat penanganan spam promosi judi online,” ujarnya.
Melalui tim bersama tersebut, Komdigi dan Meta akan memperkuat sistem moderasi, mempercepat deteksi akun bot, meningkatkan efektivitas penanganan komentar spam, serta memperkuat koordinasi menghadapi perkembangan modus kejahatan digital.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



