KaltimSamarinda

Lulusan IMBS Samarinda Terima Nomor Baku Muhammadiyah

Pelepasan Santri/Siswa Istiqamah Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Samarinda Tahun Pelajaran 2025/2026 (Foto: Editorialkaltim/Jumadin)

Editorialkaltim.com – Puncak acara Silaturahmi dan Pelepasan Santri/Siswa Istiqamah Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Samarinda Tahun Pelajaran 2025/2026, Kamis (14/5/2026) menjadi momen istimewa bagi para lulusan. Selain prosesi perpisahan, para siswa juga menerima Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) yang memuat Nomor Baku Muhammadiyah (NBM).

Pemberian NBM tersebut menjadi bentuk pengakuan resmi dari Muhammadiyah kepada para siswa yang telah menempuh pendidikan secara berjenjang di lingkungan sekolah Muhammadiyah, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas.

Baca  Korem 091/ASN Rayakan HUT ke-43 dengan Apresiasi Babinsa dan Media di Samarinda

Dalam kegiatan itu, ratusan siswa dari SD Muhammadiyah 4 Terpadu, SMP Muhammadiyah 5, dan SMA Istiqamah Muhammadiyah dilepas secara resmi. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, para lulusan tidak hanya membawa ijazah kelulusan, tetapi juga memperoleh identitas keanggotaan Muhammadiyah.

Direktur IMBS Samarinda, Jaswadi, mengatakan para siswa dinilai layak menerima NBM karena telah menjalani proses pendidikan di Muhammadiyah selama 12 tahun.

“Tentu dari Pondok Pesantren Istiqamah telah melihat bahwa anak-anak kita ini sekolah SD 6 tahun di Muhammadiyah, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, total 12 tahun. Maka layak mereka diberi Nomor Baku Muhammadiyah yang tadi diserahkan langsung oleh pimpinan wilayah,” ujar Jaswadi dalam sambutannya.

Baca  Pemkab Paser Gelar Workshop Pengendalian Kontrak

Menurutnya, pembrian KTAM kepada lulusan telah menjadi tradisi di IMBS Samarinda dan terus dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari pembinaan kader persyarikatan.

“Ini sudah angkatan keenam. Insyaallah setiap tahun Pesantren Istiqamah memberikan kartu tanda anggota Muhammadiyah kepada para lulusan,” katanya.

Ia menegaskan, NBM yang diterima para siswa bukan sekadar simbol administratif atau pelengkap seremoni kelulusan. Lebih dari itu, kartu tersebut menjadi pengingat agar para lulusan tetap menjaga nilai dan visi Muhammadiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.

Baca  Ketua DPRD Kaltim Sebut Aksi Demo Mahasiswa Kurang Persiapan

“Anak-anak yang sudah menerima kartu anggota Muhammadiyah wajib menjaga dan melestarikan visi Muhammadiyah,” tegasnya.(jum/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button