KaltimKutai Barat

Mantan Bupati Pertama Kutai Barat Rama Alexander Asia Wafat

Bupati Pertama Kutai Barat Rama Alexander Asia (Foto: Wikipedia)

Editorialkaltim.com – Duka mendalam menyelimuti masyarakat Kutai Barat setelah mantan bupati pertamanya, Rama Alexander Asia, meninggal dunia, Jumat (10/4/2026). Sosok yang dikenal sebagai perintis pembangunan daerah itu mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 09.00 WITA di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie, Samarinda.

Kabar kepergian tokoh penting tersebut cepat menyebar dan memicu gelombang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan. Almarhum dikenal luas sebagai figur yang berperan besar dalam masa awal pembentukan Kutai Barat setelah pemekaran wilayah.

Baca  Muhammad Yusuf Dorong Penerima Insentif Pendidikan Disesuaikan dengan Prioritas dan Kemampuan Daerah

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setkab Kutai Barat, Andi Rahman, menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas berpulangnya tokoh yang berjasa besar bagi daerah.

“Kami merasa kehilangan sosok pemimpin yang berjasa besar membangun Kutai Barat sejak awal berdiri sebagai daerah otonom baru,” ujarnya, Jumat (10/4/2026), Samarinda.

Ia menyebut, kontribusi almarhum tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari pembentukan sistem pemerintahan yang menjadi dasar hingga saat ini.

“Semangat pengabdian almarhum menjadi teladan bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan serta menjaga kemajuan daerah Kutai Barat,” katanya.

Baca  Kasus Muara Kate Diadukan ke Lembaga HAM usai Misran Divonis Bebas

Informasi dari pihak keluarga menyebutkan, jenazah almarhum akan disemayamkan di kediaman pribadi kawasan Villa Tamara, Samarinda. Sejumlah tokoh daerah dijadwalkan hadir memberikan penghormatan terakhir.

Rama Alexander Asia menjabat sebagai bupati pertama Kutai Barat periode 2001 hingga 2006. Di masa kepemimpinannya, berbagai langkah strategis diambil untuk membuka keterisolasian wilayah pedalaman serta memperkuat pelayanan publik.

Perannya pada fase awal pembentukan daerah dinilai krusial, terutama dalam menentukan arah pembangunan jangka panjang. Berbagai kebijakan yang dirintis saat itu masih dirasakan manfaatnya hingga kini oleh masyarakat.

Baca  Kasus Pemerkosaan Gegerkan Mahakam Ulu, Pelaku Diduga Paksa Korban di WC Umum

Kepergian tokoh tersebut menjadi kehilangan besar bagi Kutai Barat. Masyarakat pun diajak untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik serta segala jasa-jasanya dikenang sepanjang masa.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button