
Editorialkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang didorong lebih aktif memanfaatkan dukungan pemerintah pusat untuk memperkuat pelayanan kesehatan di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Bontang, Ubayya Bengawan, menilai pengajuan bantuan fasilitas dan alat kesehatan (alkes) kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadi langkah tepat untuk menjawab kebutuhan rumah sakit yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui APBD.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah akibat efisiensi membuat pemerintah perlu menyusun strategi pembiayaan lain, khususnya untuk sektor yang menyangkut pelayanan dasar masyarakat.
“Jangan sampai keterbatasan anggaran membuat kebutuhan pelayanan kesehatan ikut terhambat. Pemerintah daerah perlu memanfaatkan peluang dukungan dari pusat,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).
Ia meminta Pemkot Bontang melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait segera menginventarisasi kebutuhan alkes di RSUD secara terukur. Data tersebut dinilai penting agar proposal yang diajukan kepada Kemenkes benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelayanan di lapangan.
Legislator Golkar ini mengatakan DPRD siap mendukung langkah Pemkot selama pengajuan bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan prioritas. Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah pusat harus diperkuat agar peluang mendapatkan dukungan sarana kesehatan semakin besar.
“Yang paling penting sekarang kebutuhan itu dipetakan dengan jelas, mana yang paling mendesak dan harus segera dipenuhi. Dari situ kita bersama-sama mengawal pengajuannya,” katanya.
Selain sarana dan peralatan, Ubayya menekankan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan tetap harus menjadi perhatian. Menurutnya, ketersediaan alkes yang memadai harus diimbangi dengan tenaga kesehatan yang mampu mengoperasikan dan memanfaatkannya secara optimal.
Ia berharap dukungan sarana dari pemerintah pusat nantinya dapat meningkatkan kemampuan RSUD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, kebutuhan rujukan ke luar daerah juga diharapkan dapat ditekan.
“Target akhirnya bukan sekadar mendapatkan bantuan alat, tetapi bagaimana bantuan itu benar-benar meningkatkan kemampuan pelayanan rumah sakit dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” pungkasnya. (lia/ndi/adv)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



