KaltimPenajam Paser Utara

Sunatan Massal di Babulu, Bupati PPU Soroti Akses Kesehatan dan Kemandirian Desa

Bupati PPU, Mudyat Noor saat menghadiri khitanan massal. (Foto: Humas Pemkab)

Editorialkaltim.com – Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menghadiri kegiatan khitanan massal di Kantor Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, Minggu (19/4/2026). Agenda sosial tersebut digagas Tim Perkutut Hunter RSUD Ratu Aji Putri Botung sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Kegiatan ini dihadiri Camat Babulu Yayu Eka Pratiwi, Kepala Desa Babulu Darat, Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung dr. Lukas, serta sejumlah pejabat daerah. Suasana penuh antusias terlihat dari kehadiran peserta yang datang bersama keluarga untuk mengikuti proses khitan.

Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan khitanan massal memiliki manfaat besar, tidak hanya dari sisi keagamaan, tetapi juga kesehatan anak sejak dini.

Baca  Tak Penuhi Syarat Formil, Permohonan PHPU Kukar AYL-AZA Tidak Dapat Diterima MK

“Kegiatan khitanan massal ini bukan kewajiban keagamaan, tetapi juga menjaga kesehatan anak-anak agar tumbuh bersih dan sehat,” ujarnya.

Mudyat Noor juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong kegiatan sosial serupa. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan warga.

“Kolaborasi pemerintah dan masyarakat harus diperkuat agar kegiatan sosial seperti ini berkelanjutan serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga desa secara mandiri,” katanya.

Baca  DPRD Samarinda Bakal Cek Lokasi Perumahan Giri Indah Usai Aduan Soal Lahan

Selain memberikan sambutan, Mudyat Noor turut menyerahkan bingkisan kepada peserta dan meninjau langsung proses khitan yang berlangsung di lokasi. Ia menyebut peran desa sangat penting dalam menciptakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung dr. Lukas menjelaskan kegiatan ini diikuti sekitar 40 anak dan berpotensi bertambah hingga 50 peserta. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak sehingga pelaksanaan berjalan lancar.

“Kegiatan ini diikuti puluhan anak dan menjadi bagian upaya pelayanan kesehatan gratis serta edukasi pentingnya kebersihan sejak usia dini bagi,” ujarnya.

Baca  DPRD PPU Soroti Dampak Toko Modern Terhadap UMKM Lokal

Camat Babulu Yayu Eka Pratiwi juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program sosial di tingkat desa.

“Sinergi antara pemerintah daerah tenaga kesehatan dan masyarakat seperti ini diharapkan terus berjalan sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh warga semua,” tutupnya.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button