BontangKaltim

Sekolah Negeri Diminta Tahan Ekspansi, DPRD Bontang Dorong Kesetaraan dengan Swasta

Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Ketua Komisi A DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto, menegaskan pentingnya menyatukan langkah antara sekolah negeri dan swasta dalam menghadapi persoalan pemerataan siswa yang berdampak pada insentif pendidikan.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan langsung kondisi tersebut kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur. Koordinasi juga telah dilakukan dengan Dinas Pendidikan Provinsi, meski hingga kini belum seluruh keluhan dari daerah terdeteksi di tingkat atas.

“Persoalan ini sudah kami sampaikan ke pemerintah provinsi. Tapi kalau dari bawah tidak ikut mendorong, tentu akan sulit diperjuangkan,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Baca  Sarkowi Minta Sektor Pangan Jadi Prioritas Pengembangan IKN

Menurutnya, saat ini terdapat sekolah swasta yang kekurangan jumlah siswa sehingga tidak memenuhi syarat penerimaan insentif. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama, mengingat sekolah swasta juga memiliki peran penting dalam sistem pendidikan serta menyerap tenaga kerja.

Ia pun meminta sekolah negeri untuk tidak menambah rombongan belajar (rombel) dalam waktu dekat guna menjaga keseimbangan distribusi siswa.

Baca  Wagub Seno Dorong Kaltim Jadi Pusat Pangan Nasional

“Untuk sementara, jangan dulu menambah rombongan belajar. Kita harus memikirkan keberlangsungan sekolah swasta juga,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Herkes itu juga mendorong peran aktif organisasi seperti Persatuan Guru Swasta dan asosiasi sekolah swasta untuk ikut menyuarakan persoalan tersebut. Menurutnya, perjuangan harus dilakukan secara kolektif dari berbagai level, baik di tingkat daerah maupun provinsi.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemerintah pusat telah mengatur kesetaraan antara sekolah negeri dan swasta, termasuk dalam hal dukungan program dan insentif. Karena itu, ia mengingatkan agar tidak ada lagi ego sektoral dalam pengelolaan pendidikan.

Baca  DPRD Samarinda Temukan Celah Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

“Sekarang ini tidak ada lagi perbedaan. Negeri dan swasta harus dipandang setara. Jadi jangan ada ego, kita harus punya visi yang sama,” pungkasnya. (lia/ndi/adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button