Rektor UINSI Samarinda Ingatkan Keberhasilan Tak Hanya Ditentukan Ilmu

Editorialkaltim.com – Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, Prof Zurqoni, mengingatkan para wisudawan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh ilmu pengetahuan, tetapi juga ridho orang tua.
Pesan itu disampaikan saat wisuda pertama tahun 2026 di Gedung 22 Zulhijjah, Kampus 2 UINSI Samarinda, Rabu (29/4/2026).
“Kami berpesan, ilmu itu penting untuk meraih kesuksesan, namun ridho orang tua jauh lebih penting dalam meraih kesuksesan,” ujarnya di hadapan 355 wisudawan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UINSI Samarinda. Menurutnya, kepercayaan itu menjadi bentuk dukungan penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan mahasiswa.
“Kepada orang tua, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Bapak dan Ibu dalam mendidik putra-putrinya bersama kami,” tambahnya.
Prof Zurqoni menyebut wisuda sebagai tonggak penting dalam perjalanan hidup para lulusan. Ia mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi, baik yang menempuh pendidikan dengan lancar maupun melalui berbagai tantangan.
“Hari ini adalah tonggak penting perjalanan hidup saudara. Ini bukan hanya keberhasilan akademik, tetapi juga bukti ketahanan mental dalam menghadapi berbagai lika-liku selama perkuliahan,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi tantangan besar, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, lulusan dituntut memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi.
“Dunia kerja saat ini menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi. Kelulusan saudara bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang,” tegasnya.
Selain itu, ia menilai ketidakpastian ekonomi dan dinamika global menjadi tantangan nyata ke depan. Meski demikian, pengalaman selama menempuh pendidikan di UINSI diharapkan mampu menjadi bekal dalam menghadapi berbagai persoalan di masyarakat.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan intelektual dan kepedulian moral. Keduanya harus berjalan beriringan agar kontribusi alumni kepada masyarakat dapat maksimal.
“Kemampuan intelektual dan kepedulian moral harus berjalan beriringan agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Jadilah lulusan yang diterima dan bermanfaat di tengah masyarakat,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan UINSI Samarinda terus berkembang, termasuk dengan pembukaan sejumlah program studi baru sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas pendidikan.
Pada wisuda periode ini, UINSI Samarinda meluluskan 355 wisudawan, terdiri atas 333 lulusan sarjana, 15 magister, dan 7 doktor. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



