KaltimPenajam Paser Utara

Balapan Perahu Babulu Laut, Tradisi Pesisir yang Tetap Bertahan

Balapan Perahu Babulu Laut (Foto: Editorialkaltim/Agustina)

Editorialkaltim.com – Deru mesin perahu dan sorak-sorai warga kembali mewarnai perairan Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Balapan perahu yang digelar di kawasan pesisir itu bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari tradisi yang telah lama hidup dan diwariskan masyarakat setempat.

Tradisi tersebut kembali mendapat perhatian saat ratusan warga memadati pesisir untuk menyaksikan para peserta beradu kecepatan di lintasan yang telah disiapkan panitia. Bagi masyarakat Babulu Laut, balapan perahu menjadi salah satu simbol kedekatan warga dengan kehidupan maritim yang telah mengakar selama bertahun-tahun.

Baca  Final Petung Sehat Cup 2025 Sukses, Beri Dampak Ekonomi dan Sosial Turnamen

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara mengatakan balapan perahu dipilih sebagai salah satu kegiatan karena memiliki nilai budaya yang kuat di tengah masyarakat pesisir.

“Melalui kegiatan balapan perahu ini, kami ingin menghadirkan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Selain sebagai ajang hiburan dan olahraga tradisional, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, serta melestarikan budaya maritim yang menjadi identitas masyarakat pesisir,” ujar Andreas.

Sejak pagi, warga berdatangan ke lokasi perlombaan untuk menyaksikan jalannya balapan. Sejumlah peserta menampilkan kemampuan terbaiknya dalam mengendalikan perahu, sementara penonton memberikan dukungan dari tepi pantai hingga garis finis.

Baca  TPP ASN dan Guru Tetap Aman Meski PPU Hadapi Tekanan Fiskal

Kepala Desa Babulu Laut Sahudi menilai balapan perahu memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi. Tradisi tersebut menjadi bagian dari identitas masyarakat yang kehidupannya tidak lepas dari aktivitas laut dan perikanan.

Menurutnya, keberadaan balapan perahu perlu terus dijaga agar generasi muda tetap mengenal budaya yang telah menjadi ciri khas masyarakat pesisir Babulu Laut.

Selain menjadi hiburan bagi warga, kegiatan itu juga menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat. Interaksi antarwarga yang terjalin selama perlombaan dinilai turut memperkuat kebersamaan dan menjaga nilai-nilai gotong royong yang selama ini hidup di lingkungan pesisir.(tin/ndi)

Baca  Perkuat Sinergi Jaga Kondusifitas Daerah, DPRD Kaltim Terima Kunjungan Kapolda

Di tengah perkembangan zaman, balapan perahu di Babulu Laut menjadi bukti tradisi maritim masih bertahan dan mendapat tempat di hati masyarakat. Dukungan berbagai pihak diharapkan mampu menjaga warisan budaya tersebut agar tetap lestari dan terus dikenal oleh generasi berikutnya.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button