KaltimSamarinda

Penerima BPJS Gratis Kaltim Naik 10 Ribu

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Jaya Mualimin (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan penambahan 10 ribu penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan pada 2027. Dengan penambahan tersebut, jumlah peserta BPJS Kesehatan yang dibiayai Pemprov Kaltim diproyeksikan meningkat dari 149 ribu menjadi 159 ribu jiwa.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Jaya Mualimin mengatakan penambahan kuota penerima bantuan menjadi salah satu fokus pemerintah untuk memperluas cakupan jaminan kesehatan masyarakat.

“Tentu kita pertama ingin meningkatkan jumlah penduduk yang di-cover oleh BPJS yang PBI provinsi, yang tadinya 149 ribu jadi 159 ribu. Bertambah 10 ribu orang,” ujarnya, Senin (27/7/2026).

Baca  Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji Berbagi Wawasan Kepemimpinan di Unmul

Selain menambah jumlah penerima, Dinkes Kaltim juga memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh layanan kesehatan meski status kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif. Melalui program Gratispol Kesehatan, kartu BPJS yang nonaktif dapat segera diaktifkan kembali saat masyarakat membutuhkan pelayanan.

“Tinggal bilang, ‘Kartu saya mati, tolong diaktifkan.’ Sehingga tidak boleh ada stagnan dalam pelayanan kesehatan di Kaltim,” katanya.

Baca  Bupati Kukar Targetkan Panen Berlimpah Dongkrak Ekonomi Petani

Jaya mengakui masih ada masyarakat yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif. Karena itu, program Gratispol Kesehatan disiapkan agar proses pengaktifan kembali kepesertaan dapat dilakukan secara cepat sehingga masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa hambatan.

Menurutnya, tujuan utama program tersebut ialah memastikan seluruh warga Kaltim memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan tanpa terkendala status kepesertaan BPJS.

Ia juga mengimbau masyarakat segera memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan. Dengan status kepesertaan yang aktif, proses pembiayaan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan akan lebih mudah.

Baca  Sani Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Salurkan Bantuan Pembangunan Sekolah

“Semua orang wajib punya kepesertaan BPJS agar lebih memudahkan pembiayaan kesehatan. Mau datang ke mana saja kalau sudah punya BPJS atau kepesertaan pasti akan dilayani dengan baik,” ungkapnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button