KaltimSamarinda

DPRD Soroti Tingginya Pengangguran di Kaltim

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com — Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, menyoroti masih tingginya angka pengangguran di Kaltim, khususnya di Kota Samarinda. Ia menilai kondisi di lapangan tidak sejalan dengan laporan yang menyebut tingkat pengangguran terus menurun.

“Terkait ketenagakerjaan, di Samarinda level pengangguran masih tinggi. Katanya menurun, tapi realitanya tidak begitu. Masih banyak yang belum bekerja,” ujarnya, Minggu (7/12/2025).

Andi mengungkapkan pandangannya berdasarkan situasi yang ia lihat langsung, termasuk proses rekrutmen tenaga kerja di Rumah Sakit Mulya Medika Samarinda Seberang. Menurutnya, ketika rumah sakit membuka lowongan untuk dua posisi front office, jumlah pelamar membludak.

Baca  Rudy Mas’ud Tegaskan Kaltim Penyumbang SDA, Harus Dapat Porsi Anggaran Lebih

“Tahu berapa orang yang mendaftar untuk dua posisi itu? Sekitar 1.400 orang berebut hanya dua kursi,” tegasnya.

Fenomena serupa juga terjadi saat pembukaan rekrutmen tahap awal. Jumlah pelamar dari berbagai posisi bahkan menembus angka puluhan ribu.

“Ketika kami membuka semua posisi pada awal rekrutmen, total pendaftar lebih dari 10 ribu orang,” katanya.

Ia menekankan situasi ini harus menjadi perhatian generasi muda yang sedang menempuh pendidikan. Andi mengingatkan bahwa dunia kerja memiliki tingkat persaingan yang sangat ketat sehingga kesiapan kompetensi menjadi kunci.

Baca  Ketua DPRD Kukar Minta Semua Kecamatan Harus Dapat Porsi Adil di APBD 2026

“Itulah realitas dunia kerja, adik-adik sekalian. Kalian ingin cepat lulus kuliah, tetapi setelah lulus ada realita yang bisa menghantam keras,” ucapnya.

Andi juga mencontohkan pengalaman para lulusan kedokteran. Meski menempuh pendidikan tinggi, mereka tetap harus menghadapi persaingan ketat sebelum mendapatkan pekerjaan yang sesuai.

“Kami dulu waktu sekolah dokter umum juga ingin cepat selesai. Tapi setelah lulus, justru bingung mau kerja apa. Persaingan dokter umum juga berat,” tambahnya.

Baca  DPRD Kaltim Tekankan Dewas RSUD Harus Paham Situasi Lokal

Ia menegaskan perlunya perhatian serius dari pemerintah untuk memperluas lapangan kerja di Kaltim. Selain itu, peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal dinilai penting agar mereka mampu bersaing, terutama menjelang pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button