KaltimSamarinda

KDEKS Optimistis Kaltim Jadi Pusat Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia

Direktur Manajemen Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kaltim, Muhammad Edwin (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Direktur Manajemen Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Kaltim, Muhammad Edwin, optimis Kaltim akan menjadi pusat Ekonomi Syariah di Indonesia timur. Ia menyebut perkembangan industri halal dan ekonomi syariah di Kaltim menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, salah satunya penghargaan Indonesia Halal Industry Award 2025.

“Diharapkan tidak hanya menjadi ajang penghargaan tetapi juga motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus meningkatkan daya saing dan kualitas produk di Kaltim,” ujarnya saat pembukaan kegiatan Kaltim Halal Festival 2026 yang digelar di Islamic Center Samarinda Jumat malam (8/5/2026).

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para pelaku industri halal yang telah menunjukkan inovasi, kinerja unggul, serta kontribusi nyata dalam memperkuat ekosistem halal nasional.

Baca  Pegawai Sekretariat DPRD Samarinda Aktif Berpartisipasi Dalam Pemeliharaan Kebersihan

Ia menjelaskan Kaltim memiliki peluang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan timur Indonesia. Selain didukung pertumbuhan ekonomi yang dinamis, posisi strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara juga dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan industri halal.

Ada beberapa fokus utama akan dijalankan KDEKS Kaltim dalam memperkuat ekonomi syariah daerah. Pertama, penguatan ekosistem halal melalui dorongan sertifikasi halal bagi UMKM, pengembangan kawasan industri halal, serta optimalisasi rantai pasok produk unggulan daerah di sektor pertanian, peternakan, kuliner, dan fashion muslim. Kedua, akselerasi keuangan syariah melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan memperluas kolaborasi bersama perbankan syariah, koperasi syariah, BMT serta fintech syariah di seluruh kabupaten dan kota di Kaltim.

Baca  DPRD Kaltim Minta Gubernur Komunikasi dengan Pusat Soal Perbaikan Jalan Sangatta-Bengalon

Selain itu, KDEKS juga mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis syariah dengan menjadikan Kaltim sebagai destinasi wisata ramah muslim, termasuk melalui penguatan event-event berbasis syariah seperti Kala Fest. Ia menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas kolaborasi yang selama ini terjalin dalam penguatan literasi dan inklusi ekonomi syariah di Kaltim.

“Kami mengucapkan terima kasih juga kepada Bank Indonesia beserta jajaran yang berkolaborasi dengan KDEKS terkait literasi dan inklusi ekonomi keuangan syariah,” ucapnya.

Lebih lanjut, juga menyebut pihaknya juga tengah memperkuat aspek regulasi dan pengelolaan data melalui penyusunan roadmap ekonomi syariah daerah, kajian dampak pembangunan IKN terhadap ekonomi syariah, hingga pengembangan pusat data ekonomi syariah berbasis website.

Baca  Kenang Jasa Pahlawan, Ketua DPRD Sugiyono Ziarah ke Makam La Mohang Daeng Mangkona

“Mudah-mudahan nanti kita juga akan menyaksikan launching website KDEKS karena kita membutuhkan data center dari seluruh stakeholder yang berkaitan dengan ekosistem syariah,” katanya.

Tidak hanya itu, KDEKS Kaltim turut mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor melalui pembentukan forum investasi syariah, pendampingan wirausaha muda berbasis masjid dan pesantren, serta kerja sama erat dengan berbagai lembaga terkait.

“Dengan sinergi yang solid dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan, insyaallah kita optimistis mampu menggerakkan ekonomi syariah sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button