KaltimSamarinda

Gubernur Kaltim Usulkan Sensus Ekonomi 5 Tahun Sekali

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud mengusulkan agar pelaksanaan sensus ekonomi tidak lagi dilakukan setiap 10 tahun sekali. Menurutnya, laju perkembangan ekonomi, teknologi, dan perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat membuat data dengan jeda satu dekade tidak lagi mampu menggambarkan kondisi riil di lapangan.

Usulan tersebut disampaikan langsung kepada Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Kamis (25/6/2026).

Menurut Gubernur, pemerintah membutuhkan data yang lebih mutakhir agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat dan perkembangan ekonomi terkini. Karena itu, ia berharap BPS dapat mempertimbangkan pemangkasan interval pelaksanaan sensus menjadi lima tahun sekali, bahkan lebih sering jika memungkinkan.

Baca  Optimalkan Pendaftaran Online, DPRD Minta Perhatian Lebih pada Sekolah Daerah Pinggiran

“Kami sangat mengharapkan ke depan tidak 10 tahun lagi. Paling tidak lima tahun sekali. Syukur-syukur dalam lima tahun bisa dua kali, atau bahkan satu tahun sekali. Karena perubahannya sangat luar biasa hari ini,” ujarnya.

Ia menilai, semakin cepat perubahan yang terjadi di berbagai sektor, semakin besar pula kebutuhan terhadap data yang akurat dan terbaru. Data tersebut menjadi dasar penting dalam menyusun program pembangunan, menentukan arah kebijakan, hingga mengambil keputusan strategis di tingkat nasional maupun daerah.

Baca  Sukses Panahan di PON XXI, Rasman: Jangan Cepat Puas, Target Berikutnya Lebih Tinggi

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Timur berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Ia menegaskan, keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat dalam memberikan data yang benar dan lengkap.

“Sensus ini dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Jadi tolong dimanfaatkan. Satu data yang akurat hari ini akan membawa manfaat bagi berjuta-juta keputusan yang tepat untuk masa kini maupun masa yang akan datang,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan investasi jangka panjang yang akan menjadi fondasi dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.

Baca  Yamaha Donasikan 7 Unit Mesin Serba Guna ke 7 SMK di Kaltim

Karena itu, ia memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik yang kembali menyelenggarakan agenda strategis nasional tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Pusat Statistik yang telah mencanangkan Sensus Ekonomi Nasional Tahun 2026. Sensus ini sejatinya bukan hanya kegiatan pendataan, tetapi merupakan investasi bagi masa depan,” pungkasnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button