
Editorialkaltim.com – DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) menargetkan Mal Lembuswana di Samarinda mulai menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2028. Dua tahun ke depan akan difokuskan untuk transisi pengelolaan dan revitalisasi aset milik Pemprov Kaltim tersebut.
Kontribusi Mal Lembuswana belum masuk dalam target PAD 2026 maupun 2027. Proses pembenahan dinilai perlu dituntaskan terlebih dahulu agar pengelolaan mal dapat berjalan optimal.
“Ya, untuk tahun 2026 Lembuswana tidak termasuk yang ditargetkan. Di 2027 juga belum. Baru berproses untuk revitalisasinya,” ujarnya, Senin (10/8/2026).
Saat ini, pengelolaan Mal Lembuswana masih memasuki masa transisi. Pemprov Kaltim telah menunjuk PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk menangani pengelolaan mal tersebut.
DPRD berharap proses transisi hingga pembenahan dapat diselesaikan dalam kurun satu tahun. Dengan demikian, Mal Lembuswana bisa mulai dibebani target kontribusi terhadap PAD Kaltim pada 2028.
“Saya kira kalau setahun ini bisa selesai dan clear, maka 2028 harapannya mereka sudah bisa kita targetkan untuk mendapatkan PAD,” katanya.
Optimalisasi Mal Lembuswana menjadi perhatian karena masih terdapat sejumlah aset daerah yang belum memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD. Padahal, mal yang telah lama menjadi salah satu pusat perdagangan di Samarinda itu dinilai memiliki potensi ekonomi apabila dikelola secara maksimal.
DPRD juga berharap revitalisasi tidak sekadar mengaktifkan kembali Mal Lembuswana, tetapi mampu menghadirkan wajah baru yang lebih menarik dan produktif. Pembenahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai ekonomi aset sekaligus menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di kawasan itu.
“Kita berharap, masyarakat berharap Lembuswana itu aktif kembali. Entah dalam wajah yang sekarang, tapi harapannya wajah baru, perwajahan baru dan menghasilkan itu. Karena 30 tahun yang lalu kita kira ada hasilnya,” pungkasnya.
Dengan pengelolaan baru, Mal Lembuswana diharapkan kembali menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi di Samarinda sekaligus aset produktif yang mampu menambah penerimaan daerah. (adr/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



