
Editorialkaltim.com — DPRD Kota Samarinda menyoroti ketimpangan struktur ekonomi daerah meski laju pertumbuhan tercatat cukup tinggi. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan kerentanan apabila tidak segera diantisipasi.
Sorotan tersebut mengemuka dalam pembahasan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait evaluasi capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). DPRD melakukan penelaahan terhadap sejumlah indikator ekonomi utama.
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pihaknya memverifikasi indikator seperti laju pertumbuhan ekonomi, rasio gini, hingga Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Dari hasil sementara, pertumbuhan ekonomi Samarinda disebut masih terkonsentrasi pada sektor tertentu.
“Laju pertumbuhan ekonomi kita memang tinggi, tapi setelah kita dalami, ternyata masih didominasi oleh tiga sektor utama. Ini yang membuat struktur ekonomi kita menjadi rentan,” ujar Abdul Rohim, Rabu (22/4/2026).
Ia merinci, sektor konstruksi, perdagangan besar, dan pertambangan menjadi penopang utama pertumbuhan tersebut. Ketergantungan pada sektor-sektor ini dinilai berisiko jika terjadi tekanan ekonomi.
“Kalau hanya bergantung pada satu dua sektor, ketika sektor itu terganggu, dampaknya bisa langsung besar ke daerah. Itu yang harus kita hindari,” katanya.
Selain struktur ekonomi, DPRD juga menyoroti komposisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih didominasi pajak daerah. Sementara itu, kontribusi dari retribusi dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dinilai masih terbatas.
“Jangan sampai angka-angka ini meninabobokan kita. Secara data terlihat bagus, tapi ketika dibedah lebih dalam ternyata ada potensi kerentanan yang harus segera diperbaiki,” ungkapnya.
DPRD berencana menjadikan hasil evaluasi tersebut sebagai bahan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Samarinda guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata di berbagai sektor. (ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



