KaltimSamarinda

DPRD Samarinda Dukung Job Fair Rutin Tekan Pengangguran

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – DPRD Kota Samarinda mendukung pelaksanaan Job Fair yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Samarinda sebagai langkah nyata memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran. Kegiatan ini dinilai menjadi jembatan antara pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah mengatakan kolaborasi pemerintah dengan dunia usaha patut diapresiasi karena mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat. Menurutnya, ratusan lowongan yang tersedia menunjukkan komitmen bersama dalam menyerap tenaga kerja lokal.

“Pertama saya ucapkan selamat dan sukses kepada Dinas Tenaga Kerja yang sudah melaksanakan job fair ini. Menurut saya ini program yang bagus, karena hari ini bekerja sama dengan dunia usaha. Tadi juga disampaikan ada sekitar 764 tenaga kerja yang akan diterima dari lebih 1.000 lowongan yang tersedia,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Baca  Ramadan Momentum Ibadah, Bukan Alasan untuk Malas!

Helmi memastikan DPRD Samarinda siap mendukung keberlanjutan program tersebut, termasuk melalui pembahasan APBD Perubahan maupun APBD 2027. Menurutnya, Job Fair menjadi salah satu program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat karena membuka akses terhadap lapangan pekerjaan.

“Tentunya kami dari DPRD Kota Samarinda akan mendukung, baik dalam pembahasan APBD Perubahan maupun APBD 2027 nanti. Ini menjadi bagian dari dukungan kami terhadap program pembangunan Kota Samarinda yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Baca  Dukung UMKM, Kaltim Bangun 1.037 Koperasi Merah Putih

Ia berharap Job Fair tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, melainkan dapat digelar secara berkala agar semakin banyak pencari kerja memperoleh kesempatan mengikuti proses rekrutmen.

“Harapan kami program ini bisa terus berlanjut. Mungkin enam bulan sekali atau paling tidak setahun sekali, sehingga pencari kerja tetap memiliki harapan untuk mendapatkan pekerjaan. Kita tahu setiap tahun lulusan SMA, S1 bahkan S2 terus bertambah, sehingga peluang kerja juga harus terus dibuka,” tuturnya.

Selain memperbanyak kesempatan kerja, Helmi mengingatkan generasi muda agar tidak hanya mengandalkan ijazah saat memasuki dunia kerja. Menurutnya, perusahaan kini lebih membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Baca  Kukar Raih Inabuyer Award 2025, Transaksi UMKM Tembus Rp 5 Triliun

Karena itu, DPRD juga mendorong lembaga pelatihan kerja, termasuk Balai Latihan Kerja Industri (BLKI), terus meningkatkan kualitas pelatihan bagi calon tenaga kerja. Dengan bekal keterampilan yang memadai, lulusan diharapkan tidak hanya lebih mudah terserap di dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan usaha secara mandiri. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button