BontangKaltim

Wali Kota Bontang Minta Orang Tua Batasi Gawai Anak

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat menyapa siswa SMP Negeri 1 (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengingatkan orang tua agar tidak memberikan kebebasan penuh kepada anak dalam menggunakan gawai. Kemajuan teknologi membuat berbagai informasi dapat diakses dengan mudah tanpa batas ruang dan waktu.

Neni mengatakan perkembangan teknologi membawa banyak manfaat, tetapi juga membuka peluang anak terpapar konten yang tidak sesuai dengan usianya. Karena itu, pengawasan orang tua menjadi penting.

“Sekarang kita berada di dunia tanpa batas. Semua ada dalam genggaman dan semua bisa diakses,” ujarnya, Kamis (10/9/2026).

Baca  Dinas Perkebunan Kaltim Siapkan Benih Unggul untuk Tingkatkan Produktivitas dan PAD

Ia meminta orang tua bersama komite sekolah turut menyampaikan pentingnya penggunaan gawai secara bijak dalam pertemuan dengan orang tua murid. Pemberian gawai kepada anak, kata dia, sebaiknya disertai aturan waktu dan batasan penggunaan.

“Boleh kita sayang sama anak kita, boleh memberikan smartphone, tapi ada jam-jamnya dan ada batasan-batasannya,” tegasnya.

Ia menilai pengawasan diperlukan karena konten negatif, seperti pornografi dan informasi yang tidak sesuai untuk anak, dapat muncul sewaktu-waktu melalui perangkat digital. Paparan tersebut bahkan bisa masuk ke ruang pribadi anak tanpa sepengetahuan orang tua.

Baca  Pemprov Kaltim–ITK Pastikan Gratispol Berlanjut, Mahasiswa Magister Aman

Karena itu, ia mengajak orang tua tidak hanya memberikan fasilitas teknologi, tetapi juga membangun komunikasi dan mendampingi anak saat menggunakan internet. Orang tua perlu mengetahui lingkungan digital yang diakses anak, termasuk grup percakapan dan komunitas di media sosial.

Neni juga mengingatkan anak-anak agar tidak mudah terpengaruh ajakan atau informasi yang beredar di ruang digital. Menurutnya, kemampuan memilah informasi penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Baca  Kebakaran Lahan di Nipah-Nipah Cepat Dipadamkan, Tim Gabungan Bergerak Sigap

Ia berharap kolaborasi orang tua, sekolah, dan lingkungan masyarakat dapat memperkuat perlindungan anak di tengah derasnya arus informasi digital. Dengan pendampingan yang baik, teknologi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk hal positif tanpa mengabaikan risikonya.

“Anak-anakku, hati-hati. Masa depan Bontang ada pada dirimu. Sajadahmu masih panjang,” pesannya. (lia/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button