KaltimSamarinda

DPRD Samarinda Catat Aspirasi Infrastruktur Masih Mendominasi

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – Perbaikan jalan lingkungan, gang, hingga fasilitas dasar masih menjadi kebutuhan paling mendesak yang disampaikan warga kepada anggota DPRD Kota Samarinda. Aspirasi tersebut mendominasi hasil reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang digelar di seluruh daerah pemilihan (dapil).

Temuan itu menjadi salah satu bahan utama DPRD dalam menyusun rekomendasi program pembangunan sekaligus menentukan arah prioritas penganggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pada tahun mendatang.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, mengatakan rapat paripurna internal yang digelar DPRD difokuskan untuk menyampaikan laporan hasil reses dari seluruh anggota dewan.

Baca  Ketua DPRD Kaltim Ajak Perkuat Persatuan Lewat Halalbihalal Yayasan Al Muhajirin

Menurutnya, berbagai usulan masyarakat yang dihimpun dari masing-masing dapil akan menjadi dasar pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan.

“Rapat kedua ini paripurna internal saja, membahas hasil reses dan aspirasi-aspirasi dari masing-masing dapil,” ujar Viktor, Kamis (25/6/2026).

Viktor menjelaskan setiap dapil memiliki karakteristik kebutuhan yang berbeda. Namun, secara umum usulan yang paling banyak muncul masih berkaitan dengan pembangunan infrastruktur lingkungan.

Mulai dari peningkatan kualitas jalan, perbaikan gang, hingga akses lingkungan menjadi permintaan yang paling sering disampaikan masyarakat saat reses berlangsung.

“Kalau dari hasil reses, masing-masing dapil punya prioritasnya sendiri. Tetapi yang paling banyak itu berkaitan dengan fisik, seperti perbaikan gang dan jalan. Itu yang paling dominan,” katanya.

Baca  Rp73 Miliar Dikucurkan Perbaiki Jalan Kukar–Kubar

Selain membahas hasil reses, DPRD Samarinda juga mulai menelaah dokumen hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah diterima dalam bentuk salinan digital.

Dokumen tersebut akan dipelajari secara menyeluruh sebelum DPRD menyampaikan pandangan, masukan, serta rekomendasi kepada Pemkot Samarinda terkait hasil pemeriksaan tersebut.

“Nanti kita akan koreksi dan memberikan pendapat serta solusi kepada Kota Samarinda terkait hasil pemeriksaan dari BPK. Softcopy-nya akan kita pelajari terlebih dahulu,” jelasnya.

Baca  DPRD Kukar Teken Nota Kesepahaman Usai Terima 12 Tuntutan Aliansi Kukar Menggugat

Di sisi lain, DPRD juga masih melanjutkan rapat dengar pendapat bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Pembahasan itu bertujuan menyelaraskan aspirasi masyarakat hasil reses dengan program kerja pemerintah daerah.

Melalui proses tersebut, DPRD berharap berbagai usulan warga tidak berhenti sebagai catatan semata, melainkan dapat diwujudkan secara bertahap melalui program pembangunan yang tepat sasaran dengan menyesuaikan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button