
Editorialkaltim.com – Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) mencari jalan keluar untuk membantu keberangkatan kontingen santri menuju Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (PORSADIN) tingkat nasional di Jakarta. Dukungan perusahaan menjadi salah satu alternatif setelah kebutuhan pembiayaan belum bisa dipenuhi melalui anggaran daerah.
Upaya tersebut muncul menyusul kesulitan DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kukar dalam menyiapkan biaya transportasi dan akomodasi kontingen yang akan mengikuti ajang nasional di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.
Persoalan ini dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kukar, Selasa (3/11/2026). Pertemuan tersebut juga melibatkan Pengurus Daerah (PD) Wanita Islam Kukar yang menghadapi kendala pembiayaan untuk menghadiri Muktamar ke-13 di Jakarta.
Rapat dipimpin Hamdiah Z. dengan didampingi Anggota Komisi IV DPRD Kukar Sri Muryani dan Muhammad Idham, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris DPRD Kukar Lukman.
Dalam pembahasan, Muhammad Idham bersama Lukman menjelaskan bantuan melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kukar belum memungkinkan direalisasikan tahun ini.
Penyebabnya, proses penyusunan APBD Perubahan 2026 telah rampung sehingga kebutuhan pembiayaan kedua organisasi belum dapat diakomodasi melalui anggaran tersebut.
Menghadapi kondisi itu, Komisi IV DPRD Kukar berinisiatif menyiapkan surat rekomendasi kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar.
Pimpinan RDP, Hamdiah Z., menekankan pentingnya mencari alternatif pembiayaan agar rencana keberangkatan kontingen santri tetap dapat diupayakan.
“Kami akan berupaya membantu mencarikan solusi melalui surat rekomendasi kepada perusahaan agar keberangkatan santri tetap bisa terlaksana sesuai rencana kegiatan,” ujar Hamdiah.
Surat rekomendasi tersebut diharapkan membuka peluang partisipasi dunia usaha dalam membantu kebutuhan transportasi dan akomodasi santri. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai perusahaan yang bersedia memberikan bantuan maupun besaran dana yang dapat diperoleh.
Selain mengupayakan bantuan jangka pendek, Komisi IV juga meminta pengurus DPC FKDT Kukar segera menyusun proposal kegiatan untuk tahun anggaran berikutnya.
Langkah tersebut diperlukan agar kebutuhan pendanaan dapat diajukan lebih awal sekaligus memperoleh pengawalan melalui mekanisme perencanaan anggaran daerah.
DPRD Kukar berharap upaya ini dapat membantu mengatasi kendala keberangkatan kontingen santri sekaligus memperbaiki perencanaan pembiayaan kegiatan serupa ke depan.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



