KaltimSamarindaZona Kampus

Beasiswa Djarum Plus Dibuka! Mahasiswa ITK dan Polnes Wajib Coba

Peserta Beasiswa Djarum Plus (Foto: Djarum Foundation)

Editorialkaltim.com – Program Djarum Beasiswa Plus 2026 kembali hadir dan membuka pendaftaran bagi mahasiswa aktif di Indonesia. Program ini menjadi salah satu beasiswa yang cukup diminati karena tidak hanya memberikan bantuan dana pendidikan, tetapi juga fokus pada pengembangan kemampuan diri peserta.

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mitra berkesempatan mengikuti program ini, termasuk dari Institut Teknologi Kalimantan dan Politeknik Negeri Samarinda di Kalimantan Timur. Pendaftaran dilakukan secara online dan terbuka untuk mahasiswa jenjang S1 serta D4.

Berbeda dengan kebanyakan beasiswa yang menitikberatkan pada dukungan biaya kuliah, Djarum Beasiswa Plus menyiapkan program pengembangan soft skills bagi pesertanya. Materi yang diberikan mencakup komunikasi, kepemimpinan, hingga manajemen waktu yang menjadi bekal penting saat memasuki dunia kerja.

Selain pelatihan, peserta juga akan mengikuti competition challenges yang dirancang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreativitas. Mereka juga berkesempatan memperluas jejaring melalui komunitas Beswan Djarum serta terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

Baca  Mantan Karyawan PT Tempindojaya Mengadu, Komisi A DPRD Bontang Gelar RDP

Pendaftaran program ini dibuka mulai 8 April hingga 10 Juni 2026 melalui laman resmi penyelenggara. Seluruh tahapan dilakukan secara daring sehingga dapat diakses mahasiswa dari berbagai daerah.

Untuk dapat mendaftar, mahasiswa harus berada di semester IV dari semua jurusan. Syarat akademik yang ditetapkan adalah memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 pada semester III dan tetap mempertahankannya hingga akhir semester IV.

Selain itu, pendaftar wajib aktif dalam organisasi, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Aktivitas tersebut menjadi salah satu indikator kemampuan kepemimpinan dan kerja sama tim. Peserta juga tidak diperkenankan sedang menerima beasiswa lain dan harus berasal dari perguruan tinggi mitra.

Baca  Gubernur Rudy Akan Temui Menteri Keuangan Usai TKD Kaltim Dipangkas

Dalam proses pendaftaran, terdapat sejumlah dokumen yang perlu disiapkan. Di antaranya pas foto berwarna ukuran 4×6 menggunakan jas almamater, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), serta Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pendaftar juga wajib melampirkan surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa lain dari pihak kampus. Selain itu, transkrip nilai yang telah dilegalisir hingga semester III menjadi salah satu berkas penting dalam proses seleksi.

Bukti keaktifan organisasi atau prestasi seperti sertifikat kepanitiaan, organisasi, maupun penghargaan juga harus disertakan sebagai dokumen pendukung.

Program ini bekerja sama dengan 132 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, termasuk Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, serta IPB University.

Baca  Syifa Nur Aini Terima Penghargaan Pemprov sebagai Delegasi Pertukaran Pemuda Internasional

Adapun tahapan seleksi dimulai dari administrasi pada 11 Juni hingga 29 Juni 2026. Peserta yang lolos akan mengikuti tes tulis online pada 1 hingga 14 Juli 2026.

Selanjutnya, peserta akan menjalani tes tulis offline dan wawancara pada 20 Juli hingga 26 September 2026. Pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 1 Oktober 2026 melalui situs resmi program dan masing-masing kampus.

Dengan konsep yang menggabungkan dukungan pendidikan dan penguatan kapasitas diri, program ini diharapkan mampu mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di masa depan.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button