KaltimSamarinda

Ada Kios Etam hingga Konsultasi Pajak, Bapenda Samarinda Ramaikan Mahakarya ETAM Festival

Kepala Bapenda Kota Samarinda, Cahya Ernawan (Foto: Editorialkaltim/doc)

Editorialkaltim.com – Membayar pajak daerah kini semakin mudah dengan dukungan layanan digital dan informasi yang dapat diakses masyarakat secara langsung.

Untuk mendekatkan pelayanan sekaligus meningkatkan pemahaman warga mengenai kewajiban perpajakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Samarinda menghadirkan stan layanan dan edukasi dalam Mahakarya ETAM Festival 2026 Exhibition. Kegiatan ini berlangsung pada 6–8 November 2026 di Atrium Utama Big Mall Samarinda.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Regional High Level Event (RHLE) Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut mengangkat tema penguatan sinergi dan integrasi kebijakan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdampak, dan berkelanjutan.

Kepala Bapenda Kota Samarinda, Cahya Ernawan, mengatakan partisipasi pihaknya dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan layanan pajak daerah sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Baca  Anggota DPRD Samarinda Pesimis, Andalalin dan Pembebasan Lahan Proyek Terowongan Belum Klir 

“Kami ingin masyarakat semakin mengenal layanan Bapenda dan memahami bahwa urusan pajak daerah dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui fasilitas digital yang telah disediakan,” ungkapnya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (5/11/2026).

Di stan Bapenda, pengunjung dapat mencoba Kios Etam Experience, yakni layanan untuk mengenal dan mencoba pelayanan pajak daerah secara digital. Cahya menjelaskan, pengenalan layanan secara langsung diharapkan dapat membantu masyarakat memahami kemudahan akses layanan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Baca  Guntur Sebut Samarinda Seberang Layak Jadi DOB

“Melalui Kios Etam Experience, masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga bisa mencoba langsung layanan digital yang kami hadirkan,” jelasnya.

Selain itu, Cahya menyebut pihaknya menghadirkan Tax Quiz Challenge untuk menguji pengetahuan pengunjung mengenai pajak daerah. Pengunjung juga berkesempatan memperoleh suvenir.

Tersedia pula Local Tax Consultation yang memungkinkan masyarakat berkonsultasi langsung mengenai Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta jenis pajak daerah lainnya.

“Kami ingin edukasi perpajakan dikemas secara menarik dan komunikatif. Pengunjung bisa belajar melalui kuis maupun menyampaikan pertanyaan langsung agar informasi yang diterima lebih jelas,” ucap Cahya.

Baca  Polres PPU Awasi Ketat BBM Subsidi, Pengetap Solar Diselidiki

Cahya mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mengunjungi stan selama festival berlangsung, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 Wita.

Ia berharap kegiatan ini dapat memperluas pemahaman masyarakat tentang pajak daerah, meningkatkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban perpajakan, serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan warga.

“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, kami berharap kehadiran stan Bapenda dapat menjadi ruang edukasi dan konsultasi yang bermanfaat bagi pengunjung,” pungkasnya. (ADV)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button