KaltimPenajam Paser Utara

25 Kontingen PWI PPU Ikuti Porwada IV Kaltim

Foto bersama pelepasan atlet yang akan mengikuti Porwada IV Kaltim (Foto: Istimewa)

Editorialkaltim.com – Sebanyak 25 orang kontingen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Balikpapan pada 4–5 November 2026.

Pelepasan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati PPU, Selasa (3/11/2026), dan dihadiri Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Tohar.

Abdul Waris menyampaikan harapannya agar kontingen PPU memberikan hasil terbaik dan kembali membawa prestasi bagi daerah. Ia juga mengapresiasi capaian tujuh medali yang diperoleh PPU pada Porwada sebelumnya di Bontang.

Baca  Komisi III DPRD Samarinda Tinjau Progres Program Kerja Dinas Perkim

“Mudah-mudahan di dalam kegiatan di Balikpapan ini bisa dapat sampai 10 medali. Semoga rekan-rekan yang mengikuti semuanya sehat dan dilancarkan dalam setiap kegiatan,” ujarnya dalam sambutannya.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan kesehatan selama mengikuti pertandingan. Menurutnya, kemenangan tidak seharusnya membuat seseorang merasa lebih hebat dibandingkan peserta lainnya.

Sementara itu, Tohar menilai Porwada bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga wadah untuk mempererat hubungan antarsesama wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

Baca  Kabel Lampu Jembatan Achmad Amins Dicuri, DPRD Desak Pemasangan CCTV

“Yang paling utama adalah menyambungkan kita semua untuk rekan-rekan yang satu profesi. Awak media yang ada di Penajam, Balikpapan, Samarinda, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara merupakan bagian dari peran kita untuk mencerdaskan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, Tohar mengingatkan peserta agar tidak mengabaikan keselamatan saat mengikuti berbagai cabang olahraga, khususnya pertandingan yang melibatkan kontak fisik. Ia berharap seluruh kontingen dapat menyelesaikan kegiatan tanpa mengalami cedera.

Baca  Sri Puji Apresiasi Sekolah Rakyat, Sebut Seluruh Anak Berhak Mendapat Pendidikan Layak

Ia menegaskan Porwada lebih tepat dimaknai sebagai ajang olahraga sekaligus rekreasi untuk membangun kebersamaan, bukan semata-mata mengejar prestasi.

“Prestasi jangan dijadikan tujuan utama. Silaturahmi, menyambungkan rasa, dan menyamakan persepsi di antara sesama profesi, ini penting. Itu yang paling utama,” pungkasnya. (ta/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button