KaltimSamarinda

Dinkes Kaltim Minta Pemkab dan Pemkot Gencarkan Sosialisasi CKG

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur meminta pemerintah kabupaten dan kota lebih aktif menyosialisasikan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah itu dinilai penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat yang hingga kini masih tergolong rendah.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, peran pemerintah kabupaten dan kota menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Sebab, seluruh puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berada di bawah kewenangan pemerintah daerah.

“Dinas Kesehatan Provinsi tidak memiliki puskesmas. Yang mengelola puskesmas adalah pemerintah kabupaten dan kota, sehingga mereka harus lebih aktif melakukan sosialisasi,” kata Jaya, Senin (20/7/2026).

Baca  Sempat Tidak Hasilkan PAD, Laila Dorong Retribusi Menara Provider Masuk Raperda DPRD

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami mekanisme Program CKG. Tidak sedikit warga yang mengira pemeriksaan kesehatan gratis hanya bisa dilakukan saat hari ulang tahun dan harus melalui proses pendaftaran di aplikasi SATUSEHAT.

Padahal, pemerintah telah menyederhanakan mekanisme layanan tersebut. Kini masyarakat tidak lagi diwajibkan menyesuaikan jadwal pemeriksaan dengan tanggal lahir maupun mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT.

Warga cukup datang ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan layanan CKG. Pemeriksaan kesehatan juga dapat dimanfaatkan sedikitnya satu kali dalam setahun, bahkan bisa lebih apabila dibutuhkan sesuai kondisi kesehatan.

Baca  Razia Dadakan! Polisi Ciduk Pengedar Sabu di Tengah Hari Bolong di Anggana

“Kami sudah mempermudah mekanismenya. Tidak harus saat ulang tahun dan tidak perlu mendaftar melalui aplikasi SATUSEHAT terlebih dahulu. Datang saja ke puskesmas, masyarakat akan langsung dilayani,” ujarnya.

Meski mekanisme telah dipermudah, tingkat kunjungan masyarakat masih jauh dari harapan. Jaya mengungkapkan setiap puskesmas telah menyiapkan kuota pelayanan bagi 30 orang setiap hari. Namun, realisasinya rata-rata hanya satu hingga dua warga yang memanfaatkan layanan tersebut.

Karena itu, Dinkes Kaltim meminta pemerintah kabupaten dan kota memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui puskesmas, kader kesehatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan.

Baca  DPRD Soroti Monopoli Jasa Pandu PT. Pelindo di Teluk Balikpapan

Ia berharap sosialisasi yang lebih masif mampu menghilangkan kesalahpahaman masyarakat mengenai Program CKG sekaligus meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Dengan keterlibatan seluruh pemerintah daerah, kami berharap semakin banyak masyarakat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang telah disediakan pemerintah,” tutupnya.(adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button