Olahraga

Belgia Tahan Iran dengan 10 Pemain

Timnas Belgia berhasil mencuri satu poin usai menahan imbang Iran dengan skor 0-0 (Foto: FIFA)

Editorialkaltim.com – Timnas Belgia berhasil mencuri satu poin usai menahan imbang Iran dengan skor 0-0 pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026. Bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua, Setan Merah mampu meredam tekanan Team Melli hingga peluit panjang berbunyi.

Duel yang berlangsung di Los Angeles Stadium, Senin (22/6/2026) dini hari WIB, berjalan sengit sejak menit awal. Belgia tampil agresif dan langsung mengancam melalui Romelu Lukaku saat pertandingan baru berjalan dua menit.

Namun, upaya Lukaku berujung insiden setelah lututnya mengenai wajah kiper Iran, Alireza Beiranvand, ketika berusaha menyambar umpan tarik di depan gawang. Laga sempat terhenti untuk memberikan perawatan kepada sang penjaga gawang, sementara Lukaku diganjar kartu kuning.

Baca  Portugal Lolos ke Perempat Final Euro 2024 Usai Menang Adu Penalti 3-0 atas Slovenia

Belgia terus menekan lewat Kevin De Bruyne dan Maxim De Cuyper, tetapi Beiranvand tampil sigap mengamankan gawangnya. Di sisi lain, Iran juga memberikan ancaman. Tendangan setengah voli Hossein Kanaanizadegan pada menit ke-14 memaksa Thibaut Courtois melakukan penyelamatan penting.

Iran sempat bersorak pada menit ke-25 ketika Mehdi Taremi memanfaatkan skema tendangan bebas mendatar dari Ehsan Hajsafi dan berhasil membobol gawang Belgia. Sayangnya, kegembiraan itu hanya berlangsung sesaat.

Wasit mendapat panggilan dari Video Assistant Referee (VAR) untuk meninjau proses gol tersebut. Setelah melihat tayangan ulang, Taremi dinyatakan berada dalam posisi offside sehingga gol dianulir dan skor tetap 0-0.

Baca  Veddriq Leonardo dan Rahmad Adi Mulyono Raih Medali di Kejuaraan Neom IFSC Masters 2023

Menjelang turun minum, Belgia kembali memperoleh peluang emas melalui Youri Tielemans. Sepakan kerasnya dari dalam kotak penalti masih mampu diblok Beiranvand yang tampil impresif sepanjang pertandingan.

Memasuki babak kedua, Belgia semakin meningkatkan intensitas serangan. Peluang terbaik hadir pada menit ke-58 ketika Maxim De Cuyper tinggal berhadapan dengan gawang, tetapi penyelamatan refleks satu tangan Beiranvand kembali menggagalkan peluang tersebut.

Situasi berubah pada menit ke-66. Bek Belgia Nathan Ngoy menerima kartu merah langsung setelah menarik Mehdi Taremi dari belakang saat penyerang Iran itu berpeluang lepas menuju kotak penalti.

Unggul jumlah pemain membuat Iran lebih banyak menguasai jalannya pertandingan pada sisa waktu. Namun, rapatnya lini pertahanan Belgia dan disiplin para pemain membuat Team Melli gagal menciptakan gol kemenangan.

Baca  5 Fakta Menarik Spanyol Juara Euro 2024

Skor 0-0 pun bertahan hingga laga usai. Hasil ini membuat Iran dan Belgia sama-sama mengoleksi dua poin dari dua pertandingan di Grup G setelah sebelumnya juga bermain imbang pada laga perdana.

Bagi Belgia, satu poin terasa berharga karena mampu bertahan dengan 10 pemain selama lebih dari 20 menit. Sementara bagi Iran, kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain menjadi pekerjaan rumah menjelang laga penentuan fase grup.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button