BontangKaltim

Saeful Rizal Ajak Masyarakat Manfaatkan Program Gratis SKB

Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal (Foto: Editorialkaltim/Lia)

Editorialkaltim.com – Sekretaris Komisi A DPRD Bontang, Saeful Rizal, mengajak masyarakat memanfaatkan program pendidikan kesetaraan gratis yang diselenggarakan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Menurutnya, program tersebut menjadi solusi bagi warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal.

Saeful menilai sosialisasi mengenai pendidikan kesetaraan perlu terus ditingkatkan agar semakin banyak masyarakat mengetahui adanya akses pendidikan nonformal tanpa biaya tersebut.

“Harapan saya program ini terus disosialisasikan. Saya juga siap membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat agar mereka yang membutuhkan dapat memanfaatkan layanan ini,” ujarnya saat ditemui di Auditorium Tiga Dimensi, Senin (8/6/2026).

Baca  Desember Musim Hujan, Wagub Seno Aji Ingatkan Kaltim Siaga Bencana

Ia mengatakan masih banyak warga yang belum memahami bahwa pendidikan kesetaraan melalui SKB dapat menjadi alternatif bagi mereka yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan.

Selama ini, Saeful mengaku aktif menyebarluaskan berbagai informasi program pemerintah melalui media sosial maupun grup komunikasi yang diikutinya. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk dukungan agar informasi dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Menurutnya, keterbatasan informasi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan layanan pendidikan kesetaraan belum dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan, sebagian masyarakat masih menganggap program paket kesetaraan berbayar atau hanya berfokus pada pelaksanaan ujian.

Baca  Kunjungan DPRD Kutai Barat ke DPRD Kaltim Bahas Propemperda 2024

“Padahal sistem pembelajarannya sama seperti sekolah pada umumnya dan tidak dipungut biaya. Informasi seperti ini perlu terus disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Politikus PKS itu menegaskan pendidikan nonformal melalui SKB dapat menjadi jalan bagi warga yang belum menyelesaikan pendidikan formal. Ia menekankan bahwa putus sekolah bukan berarti kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan.

Baca  Pemuda Muhammadiyah Kaltim Minta KNPI Berdiri di Atas Prinsip Persatuan

Saeful berharap keberadaan SKB semakin dikenal masyarakat sehingga kesempatan mendapatkan pendidikan dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh lapisan warga.

“Perlu dipahami bahwa ketika seseorang putus sekolah formal, bukan berarti pendidikannya berhenti. Masih ada jalur pendidikan nonformal melalui satuan pendidikan nonformal seperti SKB,” tegasnya.(lia/ndi/adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button