NasionalOlahraga

Crash di Amerika, Posisi Veda Ega Melorot ke Tujuh Klasemen Moto3 2026

Veda Ega Pratama (Foto: Honda Team Asia)

Editorialkaltim.com – Posisi Veda Ega Pratama di klasemen sementara Moto3 World Championship 2026 mengalami penurunan usai gagal finis di seri ketiga yang berlangsung di Circuit of the Americas, Amerika Serikat. Pembalap muda Indonesia tersebut harus puas turun ke peringkat tujuh setelah tidak menambah poin akibat insiden di lintasan, Senin (30/03/2026) di Austin, Amerika Serikat.

Pembalap Honda Team Asia itu sebelumnya tampil menjanjikan dengan koleksi 27 poin dan sempat bertengger di posisi tiga klasemen. Namun kegagalan menyelesaikan lomba membuat posisinya merosot, sementara rival lain terus menambah angka.

Pebalap CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles, justru semakin kokoh di puncak klasemen. Hasil runner-up di COTA memberinya tambahan 20 poin, sehingga total koleksi menjadi 65 angka.

Baca  Prabowo Apresiasi Ucapan Selamat dari Surya Paloh: Kita Sahabat Lama

Balapan sendiri berlangsung ketat sejak awal. Memulai dari posisi empat, Veda sempat turun ke posisi delapan di lap pertama. Sementara pembalap Red Bull KTM Ajo, Alvaro Carpe, dan pembalap Red Bull KTM Tech3, Valentin Perrone, langsung melesat memimpin jalannya lomba.

Meski sempat tercecer, Veda menunjukkan performa impresif dengan memperbaiki posisi secara bertahap. Bahkan pembalap berusia 17 tahun itu sempat mencatatkan waktu lap tercepat di lap ketiga, menandakan potensi besar bersaing di barisan depan.

Baca  Arsenal Pesta Gol, Hancurkan West Ham 5-2 di London Stadium

Namun nasib kurang beruntung menghampiri saat lomba menyisakan 10 putaran. Veda terjatuh dan gagal melanjutkan balapan. Insiden tersebut juga menyeret pembalap LevelUp-MTA, Joel Esteban, yang berada tepat di belakangnya.

Analis balap internasional, Marco Rinaldi, menilai insiden tersebut terjadi akibat persaingan ketat di grup tengah yang sangat agresif.

“Persaingan di Moto3 sangat ketat, kesalahan kecil bisa berakibat fatal seperti yang dialami Veda saat berusaha menyalip lawan.”

Di barisan depan, persaingan menuju podium berlangsung sengit. Guido Pini akhirnya keluar sebagai pemenang setelah memanfaatkan celah saat duel antara Carpe dan Perrone melebar di tikungan akhir. Quiles finis kedua, disusul Perrone.

Baca  Tambang Ilegal Rusak Hutan Unmul, Hetifah Sebut Tak Bisa Ditoleransi

Hasil ini menjadi kemunduran sementara bagi Veda yang sebelumnya tampil impresif pada dua seri awal. Setelah finis kelima di Thailand, ia sukses mencetak sejarah dengan meraih podium ketiga di Brasil, menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang finis tiga besar di Moto3.

Meski gagal finis di COTA, peluang Veda untuk kembali bersaing masih terbuka lebar. Konsistensi dan pengalaman menjadi kunci untuk bangkit di seri-seri berikutnya.(ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button