Kaltim

Tanamkan Nilai Kebhinekaan, Masykur Sarmian Gelar Sosialisasi Kebangsaan untuk Masyarakat Loa Bakung

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Masykur Sarmian (peci hitam) saat melakukan Soswabang di depan Adi Studio Jalan Tugu Monas 2 RT 016 Loa Bakung Sungai Kunjang Samarinda, Minggu (5/3/2022).

Editorialkaltim.com – Kebhinekaan yang menjadi simbol persatuan bangsa Indonesia adalah sebuah potensi sekaligus tantangan. Tantangan itu sangat terasa terutama ketika bangsa ini membutuhkan kebersamaan dan persatuan dalam rangka menghadapi dinamika kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Untuk menanamkan nilai kesatuan dan persatuan dalam bingkai kebhinekaan, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Masykur Sarmian kembali menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Soswabang) untuk masyarakat Samarinda. Kali ini, kegiatan edukatif ini diikuti oleh warga RT 016 Loa Bakung, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM Loa Bakung.

Baca  UMP Kalimantan Timur 2024 Naik 4,98%, Tetap Tertinggi di Kalimantan

Dalam kesempatan ini, Masykur menyampaikan, sosialisasi wawasan kebangsaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika sebagai simbol persatuan.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Masykur Sarmian kembali menggelar Soswabang untuk warga RT 016 Loa Bakung.

“Samarinda memiliki ke khas-an suku, ras, dan agama yang bergam telah di satukan dengan semboyang Bhineka Tunggal Ika. Maka sudah menjadi keharusan untuk saling menjaga kerukunan antar masyarakat di lingkungannya masing-masing,” terang Masykur.

Dia mengatakan, di era digital saat ini, rasa kesatuan akan terpupuk dengan mudah. Arus informasi yang cepat, mendukung meningkatnya pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup, pola pikir yang baik, hingga akhirnya kita dapat bersikap postif terhadap sesama.

Baca  DPRD Kaltim Upayakan Solusi Terbaik Bagi 105 Guru PPPK yang Belum Ditempatkan

“Jangan sampai sikap individualistik yang tercipta. Kemudahan yang ditawarkan teknologi harusnya dapa dapat membuat orang merasa peduli dengan orang lain karena pertukaran informasinya cepat. Kita yang sedang duduk di rumah, bisa tau ada saudara kita di Balikpapan misalnya, sedang membtuhkan pertolongan. Kita pun bisa bantu,” ujarnya.

Dia berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dapat kembali mengingatkan masyarakat bahwa pentingnya untuk hidup saling menghormati dan menghargai sesama.

Baca  Universitas Mulawarman Tuan Rumah Konferensi Internasional Kesusastraan XXXII dan Munas HISKI XII

“Komitmen dalam usaha untuk menjaga persatuan adalah hal yang penting untuk diterapkan, ” pungkas Masykur.

Turut hadir sebagai narasumber Fitroh Asriyadi dan Dedy Pratama. Kegiatan ini digelar di depan Adi Studio Jalan Tugu Monas 2 RT 016 Loa Bakung Sungai Kunjang Samarinda, Minggu (5/3/2022).

[NFA | ADV]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltimcom kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Back to top button