Internasional

Usai Diserang, Iran Sumpah Beri Pelajaran Tak Terlupakan ke AS-Israel

Serangan israel di Kota Teheran (Foto: Reuters)

Editorialkaltim.com– Iran tak tinggal diam usai serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel menghantam sejumlah wilayahnya. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menegaskan negaranya akan memberikan balasan keras yang disebutnya sebagai “pelajaran tak terlupakan”.

“Para prajurit pemberani dan bangsa Iran yang hebat akan memberikan pelajaran yang tak terlupakan kepada para penindas keji internasional,” katanya, menurut kantor berita resmi IRNA, seperti dikutip Al Jazeera, Minggu (1/3/2026).

Baca  Majelis Umum PBB: 143 Negara Dukung Palestina Jadi Anggota Penuh, AS dan Israel Menentang

Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya eskalasi militer setelah AS dan Israel melancarkan serangan gabungan sejak Sabtu (28/2) pagi waktu setempat. Sejumlah target strategis di berbagai wilayah Iran dilaporkan menjadi sasaran operasi tersebut.

Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) menyebut lebih dari 20 dari total 31 provinsi di negara itu terdampak serangan. Organisasi kemanusiaan tersebut juga mengonfirmasi adanya korban sipil akibat serangan yang meluas.

Baca  Laporan PBB: Krisis Gaza Memuncak, 50 Ribu Anak Terancam Kelaparan Akut

Iran menilai serangan tersebut sebagai agresi terbuka terhadap kedaulatan negaranya. Teheran pun menyatakan siap membalas dengan tindakan tegas terhadap kepentingan militer AS dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Sebagai respons awal, Iran telah meluncurkan serangan balasan yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di beberapa negara kawasan, termasuk Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, hingga Yordania.(ndi)

Baca  Tragedi Berdarah di Gaza: 35.857 Warga Palestina Tewas, Serangan Israel Terus Berlanjut

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button