
Editorialkaltim.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan edukasi kepada para fotografer yang beraktivitas di jalur poros Tenggarong-Samarinda. Langkah ini dilakukan menyusul kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak yang diduga memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi demi mendapatkan hasil foto atau video.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kukar, Ahmad Fandoli, mengatakan pihaknya telah turun langsung bersama masyarakat untuk memberikan imbauan kepada para fotografer di kawasan tersebut pada Minggu (25/10/2026).
Menurutnya, pendekatan preventif dan humanis dilakukan agar para fotografer memahami pentingnya mengutamakan keselamatan saat mengambil gambar di jalan raya.
“Kami sudah melaksanakan kegiatan edukasi terhadap fotografer. Kami mengedepankan kegiatan humanis dengan memberikan imbauan bersama masyarakat,” ujar Fandoli, Kamis (29/10/2026).
Fandoli menjelaskan, berdasarkan indikasi yang ditemukan, aksi berkendara dengan kecepatan tinggi diduga berkaitan dengan keinginan pengendara mendapatkan sudut pengambilan gambar (angle) yang menarik untuk foto maupun video.
Aktivitas tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Terlebih, aksi kebut-kebutan yang melibatkan anak di bawah umur berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Kecelakaan yang terjadi sebelumnya juga mendorong sejumlah warga turun langsung untuk membantu penanganan sekaligus mengantisipasi aksi berkendara secara ugal-ugalan di kawasan tersebut.
Fandoli menyebut edukasi bersama masyarakat menjadi langkah awal untuk mencegah kejadian serupa terulang. Ia berharap para fotografer dan pengendara lebih mengutamakan keselamatan dibandingkan mengejar hasil gambar yang menarik.
“Disinyalir penyebab mereka kebut-kebutan di jalan karena ingin mendapatkan angle yang bagus untuk foto atau video. Makanya, kami bersama masyarakat turun langsung memberikan imbauan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran para fotografer dan pengendara, khususnya anak-anak, agar tidak melakukan tindakan berbahaya di jalan raya.
Selain itu, keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk membantu mengawasi aktivitas di sepanjang jalur poros Tenggarong-Samarinda yang menjadi lokasi pengambilan foto dan video kendaraan.
Satlantas Polres Kukar terus mengedepankan langkah pencegahan melalui pendekatan persuasif dengan melibatkan masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman sekaligus mencegah aksi balap liar.
“Keselamatan berlalu lintas tetap menjadi perhatian utama agar aktivitas pengambilan foto dan video tidak berujung pada kecelakaan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya. (dhn/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



