Samarinda

Jelang Pemilu Serentak, Subandi: Partisipasi Harus Meningkat Meski Jumlah Dapil Tetap

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi.(Istimewa).

Editorialkaltim.com – Wakil Ketua DPRD Samarinda, Subandi baru saja menghadiri undangan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota, dalam kegiatan Sosialisasi Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Samarinda pada Pemilu 2024. Kegiatan in terlaksana di Kantor KPU Samarinda Jalan Ir. H Juanda Sabtu (25/3/2023).

Dalam arahan KPU Samarinda dipastikan daerah pemilihan (dapil) tidak berubah atau sama seperti pemilu 2019. Untuk Samarinda terdiri dari lima dapil, terdiri dari Dapil 1 yaitu Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda Kota, dan Sambutan, dengan alokasi sebanyak 9 kursi anggota dewan.

Baca  Upaya Jaga Kondusifitas, Polri Tunda Proses Hukum Peserta Pemilu 2024

Lalu Dapil 2, yaitu Kecamatan Palaran, Samarinda Seberang, dan Kecamatan Loa Janan Ilir, dengan alokasi sebanyak 10 kursi. Dapil 3 yaitu Kecamatan Sungai Kunjang, dengan alokasi sebanyak 7 kursi. Dapil 4 yaitu Kecamatan Samarinda Ulu, dengan alokasi sebanyak 7 kursi.

Subandi yang mewakili Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengharapkan agar semua pihak bisa menerima hasil keputusan ini. Lantaran pertimbangannya jumlah warga di Samarinda tidak lebih dari 1 juta jiwa.

”Sehingga porsinya tetap sama seperti sebelumnya lima dapil, memang sebelumnya ada perhitungan 6 dapil tapi dari KPU RI memutuskan agar tetap lima dapil,” tegas Subandi.

Baca  Ketua Dewan Samarinda Minta Seluruh Pihak Ambil Peran Tekan Angka Golput

Tak kalah penting dia mengingatkan agar partisipasi masyarakat tahun depan harus bisa meningkat dari sebelumnya. Dia menyebut capaiannya di Samarinda tak kurang dari 65 persen, sehingga masih banyak masyarakat yang belum menyalurkan hak suaranya dalam pemilu.

“Ini persoalan penting juga, agar tahun depan tingkat partisipasi masyarakat meningkat tahun depan. Kalau bisa lebih dari pada 2019,” jelasnya.

Baca  Dewan Samarinda Dorong Pengoptimalan Anggaran DP2PA

Sehingga dia pun tak bosan mengingatkan kepada masyarakat untuk menentukann pilihan dalam setiap kontestasi politik. Terlebih tahun depan diselenggarakan serentak secara nasional, untuk memilih presiden dan wakilnya, pemilihan legislatif, DPD, gubernur dan wakil gubernur dan wali kota dan bupati.

“Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan hak pilihnya, dan ini menjadi PR kami bersama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat,” tutupnya.

[NFA-1]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Mari bergabung di Grup Telegram “editorialkaltim”, caranya klik link, https://t.me/editorialkaltimcom kemudian join. Anda harus mengistal Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button