KaltimSamarinda

Hari Lahir Pancasila, Pemerintah Diingatkan Tak Tinggalkan Rakyat Kecil

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila (Foto: Editorialkaltim/Adryan)

Editorialkaltim.com – Pemerintah pusat dan daerah diingatkan agar setiap kebijakan pembangunan selalu berpijak pada nilai keadilan sosial serta berpihak kepada masyarakat kecil. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (1/6/2026).

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol atau seremoni tahunan, melainkan pedoman yang harus diwujudkan dalam setiap kebijakan dan program pembangunan.

Menurut BPIP, nilai keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila harus menjadi dasar pemerintah dalam mengambil keputusan. Pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat.

Baca  Gubernur Kaltim Gandeng 53 PTN/PTS Sukeskan Gratispol

“Pemerintah pusat maupun daerah harus memastikan setiap kebijakan publik yang diambil senantiasa berpijak pada nilai keadilan sosial, melindungi masyarakat kecil, serta memastikan tidak ada rakyat yang merasa ditinggalkan dalam proses pembangunan,” demikian kutipan pidato yang dibacakan Seno Aji.

Pesan tersebut dinilai relevan dengan tantangan pembangunan yang dihadapi Indonesia saat ini. Di tengah berbagai perubahan global, mulai dari perkembangan teknologi hingga dinamika ekonomi dunia, pemerintah dituntut tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.

Baca  Probebaya Disebut Punya Potensi Besar, DPRD Ingatkan Jangan Hanya Fokus ke Infrastruktur

BPIP juga mengingatkan bahwa nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di lingkungan pemerintahan, tetapi juga di tengah masyarakat. Semangat gotong royong, persatuan, dan kepedulian sosial menjadi modal penting untuk menjaga keutuhan bangsa sekaligus mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu, generasi muda diajak untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aktivitas. Mereka dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan memperkuat karakter bangsa di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila, BPIP berharap seluruh elemen bangsa dapat terus menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar negara. Dengan demikian, pembangunan yang dijalankan tidak hanya menghasilkan kemajuan, tetapi juga menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca  Sarkowi Ajak Otorita IKN Perhatikan Kemandirian Pangan di Kaltim

“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, yang menjunjung tinggi religiusitas, memiliki semangat persatuan yang kuat, serta menjadikan nilai kemanusiaan sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tutupnya. (adr/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button