
Editorialkaltim.com – Penguatan layanan kesehatan dasar terus didorong untuk menekan kasus stunting di Samarinda. Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda Riska Wahyuningsih memaksimalkan program Pokok Pikiran (Pokir) dengan menghadirkan fasilitas penunjang Posyandu hingga tingkat kelurahan.
Program tersebut mulai diajukan sejak 2025 dan direalisasikan tahun ini. Fokus utama diarahkan ke pembangunan sarana baru serta pemenuhan kebutuhan alat kesehatan sederhana guna menunjang pemantauan tumbuh kembang balita.
“Melalui Pokir saya, kami ingin memastikan penanganan stunting berjalan maksimal dengan menghadirkan fasilitas Posyandu yang lebih memadai,” ujarnya, Rabu (29/04/2026), Samarinda.
Selain pembangunan tiga unit Posyandu, distribusi alat ukur dan alat timbang juga dilakukan ke puluhan kelurahan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data pertumbuhan anak sekaligus memperkuat layanan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.
Riska menyebut, peran Posyandu sangat krusial karena menjadi ujung tombak deteksi dini gangguan pertumbuhan. Tanpa dukungan sarana yang memadai, proses pemantauan tidak berjalan optimal.
“Penyediaan alat ukur dan alat timbang di lima puluh sembilan kelurahan menjadi langkah penting agar data tumbuh kembang balita tercatat,” katanya.
Capaian penurunan stunting di Samarinda menunjukkan tren positif. Sepanjang 2025, angka prevalensi berada di kisaran 17,13 persen atau lebih baik dibanding target nasional. Meski demikian, upaya lanjutan tetap dibutuhkan agar angka tersebut terus ditekan.
Menurutnya, penggunaan alat standar di seluruh kelurahan akan mempercepat identifikasi anak berisiko. Dengan begitu, intervensi bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Target ke depan tentu angka stunting terus turun bahkan bisa mendekati nol dengan dukungan semua pihak yang terlibat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Dukungan bersama dinilai mampu memperkuat efektivitas program serta memastikan keberlanjutan penanganan stunting.
Dengan pemerataan fasilitas dan penguatan layanan Posyandu, ia optimistis kualitas kesehatan anak di Samarinda akan meningkat. Program tersebut diharapkan membawa dampak nyata terhadap pembentukan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.(ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



