KaltimSamarinda

DPRD Samarinda Dorong Tes Urine Pelajar

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti (Foto: Editorialkaltim/Salman)

Editorialkaltim.com – DPRD Kota Samarinda mendorong tes urine bagi pelajar sebagai salah satu upaya mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekolah. Langkah ini dinilai dapat menjadi bagian dari deteksi dini, dengan tetap mempertimbangkan kesiapan anggaran daerah.

Wacana tersebut mengemuka dalam audiensi DPRD Kota Samarinda bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Samarinda, Dinas Pendidikan, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA).

Pertemuan itu membahas optimalisasi penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Baca  Aspirasi Warga Samboja Barat Fokus pada Wisata, Infrastruktur, dan UMKM

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan tes urine dapat dipertimbangkan sebagai salah satu langkah memperkuat pencegahan narkotika di kalangan pelajar.

“Nah, tadi sudah kami bicarakan. Kalau bisa, semua tes urine,” ujar Sri Puji, Kamis (20/8/2026).

Meski demikian, Sri Puji menyebut pelaksanaannya harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Terlebih, Wali Kota Samarinda telah menegaskan program yang menyasar peserta didik tidak boleh membebani masyarakat.

Baca  Bupati Kukar Optimis Jadikan Daerah Pusat Pangan, Pariwisata, dan Industri Hijau

“Wali Kota sudah membuat pernyataan, tidak boleh sepeser pun membebani masyarakat,” katanya.

Karena itu, DPRD akan membicarakan kemungkinan dukungan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda. Pembahasan akan dilakukan bersama fraksi-fraksi untuk melihat respons terhadap rencana anggaran tersebut.

“Nanti kami bicarakan di fraksi masing-masing, bagaimana tanggapan setiap fraksi terhadap anggaran,” tuturnya.

Selain pemeriksaan urine, DPRD mendorong edukasi mengenai bahaya narkotika diperkuat di sekolah. Edukasi dapat dimasukkan melalui kegiatan pembelajaran maupun ekstrakurikuler sehingga pencegahan tidak hanya bertumpu pada pemeriksaan.

Baca  Pasar Buah Drive Thru di Samarinda, DPRD Ingatkan Soal Budaya Belanja Warga

Upaya tersebut diharapkan melibatkan pemerintah daerah, BNN, sekolah, orang tua, dan masyarakat. Kolaborasi dinilai penting untuk memperkuat pencegahan sekaligus membangun kesadaran pelajar terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika. (sal/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button