Amplang IKN Punya Wajah Baru, Dosen Polnes Bantu Perkuat Branding

Editorialkaltim.com – Identitas produk menjadi salah satu faktor penting agar produk lokal mudah dikenali konsumen di tengah persaingan pasar. Hal ini mendorong Program Studi Desain Produk Kayu dan Serat Politeknik Negeri (Polnes) Samarinda mendampingi Usaha Kecil Menengah (UKM) Amplang Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pendampingan tersebut dikemas melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar Senin (21/9/2026), di Samarinda. Kegiatan difokuskan pada penguatan identitas dan branding produk dengan menerapkan keilmuan desain produk serta desain komunikasi visual.
Tim PkM diketuai Etwin Fibrianie bersama Ditha Nizaora dan Rizka Indah Armianti. Mereka membantu UKM Amplang IKN mengembangkan identitas visual produk, terutama melalui perancangan logo yang sesuai dengan karakter usaha.
Logo tidak sekadar menjadi tanda pengenal sebuah produk. Identitas visual tersebut juga berperan membangun citra sekaligus memberikan pembeda agar produk lebih mudah dikenali konsumen.
Dalam proses pendampingan, tim PkM dan pelaku UKM merancang logo yang komunikatif, mudah dikenali, serta dapat diterapkan dalam berbagai kebutuhan pemasaran. Mulai dari kemasan produk hingga media promosi.
Hasil pendampingan tersebut membuat UKM Amplang IKN kini memiliki logo sebagai identitas visual untuk mendukung kegiatan pemasaran dan memperkuat citra produknya.
Tidak hanya merancang logo, tim PkM juga menyusun Buku Panduan Branding Logo UKM Amplang IKN. Panduan itu menjadi acuan penggunaan identitas visual secara konsisten pada kemasan, media promosi, dan berbagai kebutuhan komunikasi usaha.
Ketua Tim PkM Etwin Fibrianie mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penerapan keilmuan desain secara langsung kepada masyarakat. Pendampingan diharapkan membantu pelaku UKM membangun identitas produk yang lebih kuat dan konsisten.
Pemilik UKM Amplang IKN Syarifah Abdillah Al Habsyi mengapresiasi pendampingan yang diberikan tim Polnes. Ia berharap penguatan identitas produk tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan usahanya.
“Dengan adanya branding logo Amplang IKN ini, kami berharap usaha dapat terus berkembang dan semakin maju,” ujarnya.
Penguatan identitas visual diharapkan tidak berhenti setelah program pendampingan selesai. Logo beserta panduan penggunaannya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi promosi dan pemasaran UKM Amplang IKN.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan peran perguruan tinggi dalam menerapkan kompetensi akademik untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha. Kolaborasi perguruan tinggi dan UKM diharapkan mampu mendorong produk lokal berkembang, baik dari sisi kualitas maupun cara produk diperkenalkan kepada konsumen. (dhn/ndi)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.



