KaltimPenajam Paser Utara

Ditemukan Terlantar di Masjid, Perantau Asal Toli-Toli Meninggal di PPU

Proses pemakaman jenazah. (Foto: Pusdalops BPBD PPU)

Editorialkaltim.com – Seorang perantau asal Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah, ditemukan terlantar di sebuah masjid di Penajam Paser Utara (PPU) dalam kondisi sesak napas. Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, pria bernama Heriawan (43) itu akhirnya meninggal dunia dan dimakamkan di TPU Nenang.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD PPU, Heriawan merupakan warga Dusun III Ogonianggal, Desa Oyom, Kecamatan Lampasio, Kabupaten Toli-Toli. Sebelum dirawat, ia ditemukan di masjid Kelurahan Petung, dalam kondisi membutuhkan pertolongan medis.

Baca  Wali Kota Bontang Serukan Peningkatan Ibadah dan Kebersihan Selama Ramadan

Petugas kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) untuk mendapatkan penanganan. Namun, setelah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), nyawanya tidak tertolong.

“Orang telantar asal Kabupaten Toli-Toli dengan kondisi sesak napas di Masjid Al Falah Petung. Setelah mendapatkan layanan rujukan ke RSUD dan mendapatkan penanganan oleh IGD RSUD hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 31 Mei 2026 pukul 22.01 WITA,” demikian keterangan dalam laporan BPBD PPU.

Baca  Pemprov Kaltim Klarifikasi Mobil Range Rover Berpelat KT 1 yang Digunakan Gubernur

Usai dinyatakan meninggal dunia, sejumlah instansi di PPU berkoordinasi menangani proses pemulasaraan hingga pemakaman jenazah. Tim gabungan melakukan penggalian liang lahat, sementara jenazah dimandikan dan dikafani di RSUD RAPB.

Prosesi pemakaman dilaksanakan pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 10.30 WITA di TPU Covid-19 Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam. Seluruh rangkaian berlangsung lancar dan khidmat.

Baca  Aulia-Rendi Menang Telak di PSU Kukar, Raih 209 Ribu Suara

“Pelaksanaan prosesi pemakaman dan memastikan seluruh rangkaian berjalan dengan lancar dan khidmat,” tulis laporan tersebut.

Penanganan jenazah melibatkan Dinas Sosial, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), BPBD PPU, RSUD RAPB, serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sejumlah kendaraan operasional dan ambulans juga dikerahkan untuk mendukung proses pemulasaraan hingga pemakaman.(tin/ndi)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari editorialkaltim.com. Follow instagram “editorialkaltim”, caranya klik link https://www.instagram.com/editorialkaltimcom/ untuk mendapatkan informasi terkini lainnya.

Related Articles

Back to top button